Listrik mati, "band" ini akui makan gaji buta

id listrik mati

Listrik mati, "band" ini akui makan gaji buta

Listrik mati. (Foto Dok Sriani/HO)

Bandung (ANTARA) - Pemadaman listrik serentak di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten akibat gangguan pada transmisi di Ungaran-Pemalang pada Minggu siang berimbas besar ke seluruh aktivitas warga di Bandung, salah satunya ialah resepsi pernikahan.

Meskipun listrik mati resepsi pernikahan antara Aldi dan Dita yang dilangsungkan di Gedung Serbaguna Baramanglayang Putra Kusuma Indah (Kompleks Vijaya Kusuma) Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat, tetap digelar.

Pihak mempelai telah menyiapkan hiburan berupa home band dan MC untuk memeriahkan resepsi pernikahan tersebut.

Namun, karena listrik mati, home band yang seharusnya menghibur pengantin dan para tamu terpaksa berhenti. Mereka hanya memainkan tiga lagu di resepsi pernikahan Aldi dan Dita.

"Kemarin itu listrik mati sekitar pukul 11.30 siang dan kita waktu itu cuma main tiga lagu, sisanya makan gaji buta karena listrik mati," kata salah seorang pemain band di resepsi pernikahan Aldi dan Dita, Dea Andriawan, di Bandung, Senin.

Dea yang memainkan alat musik saksofon mengatakan MC di resepsi pernikahan juga terpaksa berhenti memandu acara karena listrik mati.

"Tadi MC pulang, enggak dilanjutkan nge-MC-nya. Kan enggak mungkin MC nya teriak atau pake Toa (merek pelantang). Gedung lumayan gelap, tapi enggak gelap banget karena gedungnya lumayan banyak cahaya," jelas dia.

Ia mengemukakan resepsi pernikahan tetap berjalan meskipun listrik mati.

Baca juga: Pemadaman listrik bergilir masih terjadi hari ini
Baca juga: PLN mulai hitung formula kompensasi pemadaman listrik

 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar