Bertambah tiga, calhaj Embarkasi Surakarta wafat menjadi 12 orang

id Calhaj Embarkasi Surakarta ,wafat bertambah tiga orang

Bertambah tiga, calhaj Embarkasi Surakarta wafat menjadi 12 orang

Petugas PPIH Embarkasi Surakarta saat mengecek identitas jamah calin haji sebelum mereka diberangkatkan berhaji ke Tanah Suci, di Asrama Haji Donohudan Boyolali Jateng. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Jumlah calon haji dari Embarkasi Surakarta, Jawa Tengah, yang wafat di Tanah Suci hingga pemberangkatan jamaah dalam kelompok terbang 96 pada Senin pagi, bertambah tiga menjadi 12 orang menurut data dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Menurut data Siskohat di Embarkasi Surakarta, menyebutkan tiga calhaj wafat tersebut, yakni Ibnu Sungud Sumadiwirya (76) warga Rempoah TR 03/RW 01 Kabupaten Banyumas, Giyono Gito Pawiro (68) warga Gondangbaru RT 11 RW 04 Sragen, dan Alfiyah Mustajab Jasmani (57) warga Cendono RW 02 RR 03 Kudus Jateng.

Menurut Kepala Sub Bagian Penerangan, Humas, dan Protokol Embarkasi Surakarta Agus Widagdo, dengan bertambahnya jamaah wafat di Tanah Suci tersebut, sehingga totalnya calhaj asal Embarkasi Surakarta menjadi 12 orang.

Agus Widakdo menjelaskan tiga calhaj wafat tersebut yakni Ibnu Sungud Sumadiwirya, tergabung kloter 67 asal Kabupaten Banyumas, dan Alfiyah Mustajab Jasmani klote r66 asal Kudus. Keduanya dilaporkan wafat di Rumah Sakit Arab Saudi Mekah, Sabtu (3/8), masing-masing pukul 03.15 WAS dan 12.30 WAS.

"Sedangkan, Giyono Gito Pawiro jamaah yang tergabung kloter 6 asal Kabupaten Sragen, dilaporkan wafat di RSAS Mekah, pada Jumat (2/8), sekitar pukul 09.48 WAS, karena sakit," katanya.

Baca juga: Calhaj Embarkasi Surakarta 75 persen berisiko tinggi

Jenazah ketiga calhaj asal Jateng itu, kata Agus, sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum Sharayya Mekah Arab Saudi. Dengan adanya laporan jamaah wafat ini, pihaknya melanjutkan informasi laporan dengan menghubungi petugas daerah untuk memberitahukan kepada pihak keluarganya.

Agus mengatakan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surakarta, Senin ini, merupakan hari terakhir pemberangkatan calon haji ke Tanah Suci. Panitia memberangkatkan jamaah dua kloter yakni 96 gabungan Jateng dan 97 gabungan D.I.Yogyakarta.

Calhaj kloter 96 merupakan gabungan dari Kabupaten Karanganyar, Klaten, Boyolali, Temanggung, Kebumen, Magelang, Purworejo, Wonosobo, Tegal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Pati, Jepara, Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, Semarang, Demak, Gunungkidul, Kota Salatiga dan Surakarta.

Calhaj kloter 96 telah diberangkatkan melalui Bandara Adi Soemarmo di Boyolali menuju Tanah Suci, pada pukul 05.55 WIB atau lebih cepat sekitar 15 menit dibanding waktu yang dijadwalkan.

"Jamaah kloter 96 sebanyak 346 orang, sehingga totalnya yang sudah diterbangkan ke Tanah Suci sebanyak 34.409 orang," katanya.

PPIH Embarkasi Surakarta kini tinggal menyisakan satu kloter yakni 97 yang merupakan gabungan asal DIY. Calhaj ini, rencana akan diterbangkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada pukul 14.55 WIB.

"Pesawat terbang yang mengangkut calhaj kloter 97 merupakan yang terakhir kegiatan pemberangkatan jamaah ke Tanah Suci tahun ini. Pesawat ini, merupakan sapu jagat atau yang terakhir mengangkut calhaj Indonesia untuk berhaji tahun ini," katanya. 

Baca juga: Indonesia perjuangkan kuota haji capai 250.000 orang
Baca juga: Deddy Corbuzier banyak tolak tawaran umrah
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar