Satu calhaj asal Banyumas sakit di Mekkah

id haji

Satu calhaj asal Banyumas sakit di Mekkah

Suasana di Kontainer (penampungan sementara) jamaah yang sakit di Terminal Syeib Amir pada. Para petugas dari Tim Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH) bersiaga terutama saat arus jamaah ke Masjidil Haram mencapai puncaknya seperti pada Jumat (26/7/2019) siang saat pelaksanaan salat Jumat di Masjidil Haram. Petugas menangani puluhan calon haji yang mengalami gangguan kesehatan karena berbagai sebab. ANTARA/Hanni Sofia/pri

Purwokerto (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah menginformasikan bahwa satu orang calon haji asal wilayah setempat mengalami sakit dan harus dirujuk ke Rumah Sakit King Abdul Aziz, Mekkah.

"Kami mendapat laporan dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Solo bahwa satu calon haji atas nama Eddy Handoko menderita sakit di Tanah Suci," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Imam Hidayat melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Banyumas, Purwanto Hendro Puspito, di Purwokerto, Selasa.

Dia mengatakan, Eddy Handoko berusia 64 tahun dan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 67.

Dia menjelaskan, calon haji tersebut mengeluh nyeri dada dan merasa nafasnya sesak saat berjalan sehingga harus dirujuk ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan.

"Kami telah menyampaikan kabar tersebut kepada pihak keluarga yang berada di Kabupaten Banyumas," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya kembali mengingatkan seluruh calon haji untuk terus menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sebelumnya dia juga menyampaikan bahwa satu calon haji asal wilayah setempat meninggal di Tanah Suci.

Salah satu calon haji bernama Eny Jatmiko meninggal dunia di Mekkah.

Dia menjelaskan, Eny Jatmiko merupakan seorang pria berusia 76 tahun yang berdomisili di wilayah Teluk, Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

"Menurut informasi yang kami terima almarhum meninggal dunia karena sakit namun kami belum menerima informasi secara rinci mengenai penyebab sakitnya," katanya.

Sementara itu, Kemenag Banyumas menginformasikan bahwa sebagian calon haji asal wilayah setempat telah tiba di Tanah Suci.

"Sebagian besar calon haji asal Banyumas telah tiba di Tanah Suci, tinggal 13 orang saja yang masih belum diberangkatkan," katanya.

Dia menambahkan, 13 calon haji yang belum berangkat tersebut tergabung dalam kloter 96 yang merupakan kloter sapu jagad.

"Calon haji yang tergabung dalam kloter 96 akan kita berangkatkan ke embarkasi Solo pada tanggal 3 Agustus 2019 pukul 23.00 WIB dengan menggunakan satu bus," katanya.
 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar