Empat pejudi dadu di Temanggung diringkus

id pejudi dadu

Empat pejudi dadu di Temanggung diringkus

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti menunjukkan barang bukti berupa uang tunai dan dadu. (ANTARA/Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah menahan empat pejudi yang tengah bermain judi di sebuah pekarangan bekas kandang ayam di Lingkungan Gemoh, Kelurahan Butuh, Kabupaten Temanggung.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti, di Temanggung, Rabu, mengatakan keempat pejudi tersebut, yakni Sup, Riy, Yeh, ketiganya warga Kelurahan Butuh, dan Wid warga Kelurahan Temanggung I.

"Mereka ditangkap pada Rabu (19/6/2019) pukul 00.30 WIB di sebuah pekarangan bekas kandang ayam," katanya lagi.

Ia menuturkan sebenarnya pelaku judi lebih dari empat orang, namun beberapa pelaku lain kabur termasuk bandarnya, Arf yang kini menjadi daftar pencarian orang.

Dia mengatakan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa di Lingkungan Gemoh ada sekelompok orang yang bermain judi.

Baca juga: Pembobol Bank Jateng mengaku semua uangnya untuk judi daring

"Setelah dilakukan pengecekan informasi tersebut memang benar dan langsung dilakukan penggerebekan," katanya pula.

Ia menuturkan dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita uang tunai Rp664.000, sebuah tempurung kelapa (batok) untuk mengguncang mata dadu, sebuah papan kayu dengan bentuk lingkaran sebagai alas batok, enam buah mata dadu, delapan batang lilin untuk penerangan, dan sebuah tas kulit.

Para tersangka pelaku judi dijerat pasal 303 subprimer pasal 303 bis dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Tersangka pelaku judi Wid mengatakan dalam satu putaran taruhan minimal Rp20.000 dan paling banyak Rp50.000.

"Namun, taruhan malam itu rata-rata Rp20.000 karena hanya iseng dan ternyata terjaring penggerebekan," katanya.

Baca juga: 21 pejudi di Kudus ditangkap
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar