DPRD: Bawaslu kabupaten/kota didorong miliki kantor tetap

id bawaslu kabupaten/kota, didorong, miliki kantor tetap

DPRD: Bawaslu kabupaten/kota didorong miliki kantor tetap

Sekretaris Komisi A DPRD Jateng Ali Mansyur menyampaikan sambutan di Kantor Bawaslu Kudus saat kunjungan kerja, Senin (24/6). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Nantinya bisa dibicarakan apakah bisa memanfaatkan aset pemda dengan model hibah atau pinjam pakai
Kudus (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng mendorong Bawaslu kabupaten/kota di provinsi itu memiliki kantor tetap karena secara kelembagaan sudah tidak bersifat ad hoc melainkan permanen, agar partisipasi masyarakat dalam pengawasan pesta demokrasi semakin meningkat.

"Salah satu faktor yang membuat sebuah organisasi lebih dikenal, tentunya terkait kepemilikan sekretariatnya yang tetap dan tidak berpindah-pindah," kata Sekretaris Komisi A DPRD Jateng Ali Mansyur.ditemui di sela-sela kunjungan kerja di Kantor Bawaslu Kudus di Kudus, Senin.

Ia mengungkapkan persoalan kantor Bawaslu yang bersifat permanen tidak hanya dialami tingkat kabupaten/kota, tetapi tingkat provinsi juga mengalami permasalahan serupa.

Dia menyarankan Bawaslu Jateng berkomunikasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk bisa memanfaatkan aset pemerintah daerah.

"Nantinya bisa dibicarakan apakah bisa memanfaatkan aset pemda dengan model hibah atau pinjam pakai," ujarnya.

Baca juga: Kinerja Bawaslu diapresiasi DPRD Jateng

Laporan Bawaslu Kudus bahwa laporan pengawasan masyarakat selama Pemilu 2019 minim, kata dia, dimungkinkan karena kantornya sering kali berpindah-pindah.

Ketika kantornya sudah menetap, dia optimistis partisipasi masyarakat semakin tinggi dan akan terus tumbuh.

Anggota Bawaslu Kudus Kasmian mengakui Kantor Bawaslu Kudus memang sudah beberapa kali pindah tempat, di mana sebelumnya menempati gedung bekas SMP Negeri 3 di Jalan Lukmonohadi Kudus dan kini menempati bekas gedung SD 2 Mlati Kidul di Jalan Wergu Wetan Kudus.

Sebelumnya, lanjut dia, memang pernah ada pembicaraan dengan kepala daerah setempat, bahwa Bawaslu Kudus memang memungkinkan diberikan tempat yang lebih representatif dengan dua pilihan, yakni di dekat swalayan ADA serta dekat Mapolres Kudus.

Bawaslu Kudus sebelum menempati gedung bekas SMP Negeri 3 Kudus, sempat menempati gedung di Jalan Pramuka, kemudian pindah ke Jalan Lukmonohadi dan saat ini pindah ke Jalan Wergu Wetan. 

Baca juga: Bawaslu Kudus siapkan keterangan tertulis sidang PHPU
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar