Porsema Jateng diramaikan pesta kuliner tradisional

id pesta kuliner

Porsema Jateng diramaikan pesta kuliner tradisional

Seorang penjual brongkos kambing peserta pesta kuliner di Pendopo Pengayoman Temanggung melayani pembeli, Senin (24/6). (ANTARA/Heru Suyitno)

Biar nanti teman-teman di kabupaten lain itu ikut menikmati dan kenal dengan kuliner Temanggung
Temanggung (ANTARA) - Pesta kuliner tradisional meramaikan Pekan Olahraga dan Seni Maarif (Porsema) Jawa Tengah di Temanggung pada 24-27 Juni 2019.

Berdasarkan pantauan di lokasi pesta kuliner di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung, Senin, kegiatan tersebut menarik minat masyarakat, khususnya bagi pecinta makanan tradisional.

Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Nasekun mengatakan, pesta kuliner merupakan bagian dari kegiatan Porsema Jateng.

Disajikannya makanan khas Temanggung untuk memperkenalkan kepada masyarakat, terutama peserta Porsema yang berasal dari luar daerah.

"Kegiatan ini untuk mengenalkan kuliner khas Temanggung, ada 25 stan kuliner. Biar nanti teman-teman di kabupaten lain itu ikut menikmati dan kenal dengan kuliner Temanggung," katanya.

Temanggung memang memiliki berbagai makanan khas yang memiliki cita rasa unik perpaduan antara asin, manis, gurih, dan pedas. Bahan-bahan yang digunakan pun menggunakan rempah-rempah alami.

Baca juga: Sentra Kuliner Dibangun di Selatan Alun-alun Temanggung

Ia menyebutkan beberapa makanan yang disajikan di berbagai stan, antara lain buntil, sego jagung, empis-empis, dan brongkos. Akan tetapi, agar tidak monoton, ada juga makanan dengan sajian modern, seperti bakso aci, kebab, cumi bakar, es asap, ayam krispi, donat, dan burger.

Ia menuturkan pada kegiatan itu juga ada penjual kopi Temanggung. Kopi, salah satu komoditas unggulan Temanggung sehingga perlu diperkenalkan pada para tamu.

Khusna, salah satu peserta kuliner yang menjual brongkos kikil di arena itu, menuturkan pada hari pertama kegiatan itu sudah banyak peminatnya di mana stannya ramai pembeli.

Dia menyebutkan makanan paling laris adalah buntil, kikil, dan brongkos kambing.

Buntil, makanan khas yang terbuat dari daun lumbu diisi dengan parutan kelapa dicampur berbagai bumbu-bumbu rempah dengan kuah pedas.

Brongkos kikil unik, selain kelezatan cita rasanya, konsumen bebas memilik jenis lauknya dari bagian tubuh kambing, seperti lidah, kaki, otak, atau kepala. 

Baca juga: Ada Brongkos di Sentra Kuliner Khas Temanggung
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar