BKK Pringsurat berupaya meningkatkan kepercayaan nasabah

id bkk pringsurat

BKK Pringsurat berupaya meningkatkan kepercayaan nasabah

Direktur Utama (Dirut) PD BKK Pringsurat, Supriyadi (HeruSuyitno)

Saat ini tugas kami untuk memulihkan kepercayaan masyarakat
Temanggung (ANTARA) - Manajemen BKK Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada badan usaha milik daerah (BUMD) ini.

Direktur Utama (Dirut) PD BKK Pringsurat, Supriyadi di Temanggung, Kamis, mengatakan kasus tindak pidana korupsi dengan kerugian negara hingga mencapai Rp114 miliar dinilai telah membuat kepercayaan nasabah atau masyarakat kepada BKK Pringsurat menurun.

Ia mengaku saat ini sudah sedikit lega, setelah sidang putusan mantan Dirut PD BKK Pringsurat, Suharno, dan Direktur PD BKK Pringsurat, Riyanto yang dijatuhi hukuman masing-masing 11 tahun penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (17/6).

"Sekarang sudah sedikit lega. Saat ini tugas kami untuk memulihkan kepercayaan masyarakat," katanya.

Ia menuturkan kasus tindak pidana korupsi di BKK Pringsurat nilai kerugian negara sangat besar.

Baca juga: Aset BKK Pringsurat Rp42 miliar diamankan Kejari Temanggung

Ia mengatakan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat pihaknya harus pelan-pelan agar benar-benar bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ia menyampaikan saat ini sudah ada jaminan dari pemilik BKK Pringsurat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk pengembalian dana nasabah yang diselewengkan direksi sebelumnya.

Dana yang disiapkan untuk pengembalian dana nasabah pada tahap pertama, yakni sebesar Rp25 miliar. Selanjutnya, pengembalian dana nasabah diberikan secara bertahap.

"Nasabah sudah mulai tenang, dan pelan-pelan mulai ada masyarakat yang kembali percaya menempatkan dananya," katanya. 
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar