Wilson raih juara Diamond League akibat absennya Semenya

id Ajee Wilson,Caster Semenya dan Francine Niyonsaba,Diamond League

Wilson raih juara Diamond League akibat absennya Semenya

Sprinter AS Ajee Wilson berhasil memanfaatkan absennya Caster Semenya dan Francine Niyonsaba dari Perancis untuk memenangi lomba lari 800m Diamond League di Stockholm, Jumat (31/5/2019). (Fredrik Sandberg /TT News Agency via REUTERS)

Jakarta (ANTARA) - Sprinter AS Ajee Wilson berhasil memanfaatkan absennya Caster Semenya dan Francine Niyonsaba dari Perancis untuk memenangi lomba lari 800m Diamond League di Stockholm, Jumat.

Wilson, yang berada di peringkat tiga Diamond League di Doha beberapa lalu di belakang Semenya dan Niyonsaba, tampil sebagai juara dengan catatan waktu yang tidak terlalu istimewa, yaitu 2:00,87 menit, disusul Habitam Alemu (Ethiopia) dan Nelly Jepkosgei (Kenya).

Juara dua kali Olimpiade Semenya dan Niyonsaba yang saling berbagi gelar juara dalam tiga tahun terakhir, sama-sama dilarang tampil sebelum mengurangi kadar testosteron dalam tubuh mereka.

IAAF, asosiasi atletik internasional, mengeluarkan aturan tersebut bagi atlet putri dengan perbedaan perkembangan kelamin (DSDs) dan Semenya sudah mengajukan tuntutan banding atas keputusan tersebut ke pengadilan tinggi di Swiss.

Sementara itu di nomor lain, Michael Norman tampil sebagai juara di nomor 400 meter setelah mengatasi rekan sesama atlet AS Rai Benjamin dengan catatan 44,53 detik.

Pertarungan sengit terjadi di nomor 200m putri ketika juara Eropa Dina Asher-Smith berhasil mengalahkan juara Olimpiade Elaine Thompson dari Jamika dan Dafne Schippers dari Belanda dengan catatan waktu 22:18 detik.

"Saya hanya ingin memastikan kemenangan dan juga mencoba untuk mengamankan catatan waktu saya. Saya tidak akan mengeluh," kata usai pertandingan.

Sementara itu pelari Kenya Hellen Obiri yang bertarung di nomor 5.000 meter putri mengalami nasib sial karena terjatuh pada kilometer keempat.

Juara di kejuaraan dunia lintas alam pada Maret lalu di nomor 3000 meter di Doha itu, akhirnya menempati urutan kedua dengan catawan 14:50.82 menit.

Baca juga: Semenya akan bertarung di Doha di tengah kontroversi aturan baru IAAF

Baca juga: Semenya juara 1.500 meter di kejuaraan Afrika Selatan

Baca juga: Semenya raih juara 800 meter untuk ke-27 kali beruntun
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar