Polresta Pekalongan sidak ketersediaan sembako di pasar tradisional

id Polresta Pekalongan, sidak sembako

Polresta Pekalongan sidak ketersediaan sembako di pasar tradisional

Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu. (Foto Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah, melakukan inspeksi mendadak, ke pasar tradisional Grogolan untuk mengetahui ketersediaan dan harga kebutuhan pokok saat Ramadhan 1440 Hijriah, Rabu sore.

Pada kegiatan itu, Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal AKP Supardi dan Kasat Lantas AKP Muchamad Yogi menuju gudang sembako milik Sutikno (50).

Kapolres juga menanyakan pada pemilik gudang sembako mengenai darimana asal beras dan gula tersebut dipasok.

Setelah beberapa saat berada di gudang sembako, Kapolres bersama rombongan menuju tempat penjualan daging ayam dan sapi, namun sudah sep, akhirnya dilanjutkan ke kios jamu tradisional.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu mengatakan berdasar hasil pantauan di pasar ketersediaan kebutuhan pokok memasuki Ramadhan 1440 Hijriah masih cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Stok sembako relatif cukup dan harganya pun masih stabil. Oleh karena, kami jamin tidak ada kelangkaan kebutuhan pokok di pasar sehingga madsyarakat tidak perlu khawatir," katanya.

Pemilik gudang sembako Sutikno mengatakan memasuki Ramadhan, harga kebutuhan pokok seperti beras jenis premium semula Rp8.200 per kilogram kini naik menjadi Rp8.400/ kilogram, beras medium semula Rp7.800/ kilogram naik menjadi Rp8.000/ kilogram, dan gula pasir semula Rp10.500 naik menjadi Rp11.500/ kilogram.

"Sebenarnya, kenaikan harga sembako sudah terjadi sebelum bulan puasa. Namun, kenaikan harga kebutuhan sembako masih stabil karena stoknya cukup," katanya.
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar