Pemain inti Persijap terbentuk setelah Lebaran

id tim persijap jepara, masih matangkan, kerangka tim

Pemain inti Persijap terbentuk setelah Lebaran

Tim Persijap Jepara saat berfoto bersama di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. (Foto : Dok.)

Jepara (ANTARA) - Presiden Klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari menyatakan masih mematangkan pembentukan tim menjelang dimulainya Liga 3 pada Juli 2019.
 
"Kami memang tidak mau terburu-buru karena menunggu kepastian soal aturan dari PSSI, khususnya untuk komposisi pemain junior dan senior yang bisa direkrut," ujarnya di Jepara, Jumat.

Ia menduga sejak awal bahwa akan ada aturan baru yang menyebutkan bahwa pemain yang direkrut harus pemain muda dan tidak ada kuota untuk pemain senior.

Pertimbangan regulasi yang sering berubah-ubah itulah, kata dia, membuat manajemen Persijap tidak mau terburu-buru, meskipun persiapan pembentukan tim dilakukan sejak lama.

"Kami perkirakan setelah Lebaran 2019 baru akan terbentuk pemain inti," ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut dia, Persijap memang belum menggenapkan 24 pemain dari 18 pemain yang dinyatakan sudah siap membela tim Persijap Jepara.

Pemain yang akan direkrut, katanya, diprioritaskan untuk pemain lokal Jepara sepanjang memenuhi kriteria yang dibutuhkan tim.

Untuk menggenapi 24 pemain kekurangannya dicari dari Liga 1 U19 dan U23 yang kurang jam bermain dan yang potensial sehingga tepat untuk kompetisi.

Kompetisi sepak bola di Tanah Air segera digelar, menyusul adanya surat edaran dari PSSI yang diterima Persijap dengan nomor : 1157/ AGB / 552/ IV- 2019 dan Persijap dipastikan mengarungi kompetisi Liga 3 Nasional.

Seperti musim lalu, Liga 3 ada empat putaran, Liga 3 propinsi yang digelar oleh Asprov, Liga 3 pra putaran nasional yang di gelar oleh PSSI, putaran regional dan putaran nasional.

Persijap sendiri akan melalui putaran pra-nasional yang digelar oleh PSSI, adapun peserta kompetisinya berjumlah enam klub yang degradasi dari Liga 2 2018 dan 16 besar Liga 3 2018.

Dalam putaran pra-nasional tersebut, sebanyak 16 tim dibagi menjadi empat grup sistem tandang kandang dan delapan besar dengan sisten tandang kandang dengan kuota enam tim lolos putaran nasional (tiga terbaik dari putaran delapan besar).

Tim yang tidak bisa lolos pra-nasional dipastikan turun ke putaran provinsi, sedangkan tim yang lolos ke putaran nasional akan digabung dengan 26 tim yang lolos dari putaran regional dan provinsi.

Putaran pra-nasional akan digelar bulan Juli-November 2019.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar