Permintaan darah ke PMI Surakarta melonjak tiga hari terakhir

id PMI, permintaan darah meningkat

Permintaan darah ke PMI Surakarta melonjak tiga hari terakhir

Sekretaris PMI Cabang Surakarta Sumartono Hadinoto (Foto: Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Permintaan darah segar yang masuk ke Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Surakarta melonjak hingga tiga kali lipat pada tiga hari terakhir ini.

"Kami belum tahu peningkatannya karena apa, yang pasti permintaan dari sejumlah rumah sakit terus meningkat," kata Sekretaris PMI Cabang Surakarta, Sumartono Hadinoto di Solo, Selasa.

Ia menambahkan jika selama ini permintaan darah di hari normal sekitar 100 kantong/hari, selama tiga hari terakhir melonjak hingga 250 kantong/hari.

"Kalau di awal Ramadhan kemarin kami sudah menyiapkan stok darah hingga 4.000 kantong. Persiapan kami lakukan karena biasanya saat Ramadhan jumlah pendonor turun," ujarnya.

Terkait hal itu, pihaknya akan fokus pada upaya menormalkan kembali stok darah di PMI. Menurut dia salah satu yang dilakukan adalah PMI mengimbau para relawan untuk tetap mendonorkan darahnya seperti biasa.

"Meski puasa, secara medis donor darah tidak masalah. Kami juga menyiapkan takjil untuk relawan yang bersedia untuk donor darah," katanya.

Pihaknya juga siap untuk jemput bola kepada komunitas yang ingin menyelenggarakan donor darah massal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih menyebutkan belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan permintaan darah segar tersebut.

"Karena sejauh ini tidak ada kejadian luar biasa yang terjadi di Kota Solo," tambahnya.

Ia mengatakan sulitnya memetakan penyebab kenaikan permintaan tersebut karena kebanyakan rumah sakit di Solo merupakan rumah sakit tipe B yang menjadi rujukan dari rumah sakit lain di luar Kota Solo.
 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar