Temanggung menerapkan PPDB sistem zonasi

id temanggung terapkan ppdb sistem zonasi

Temanggung menerapkan PPDB sistem zonasi

Seorang warga Temanggung melakukan ujicoba mendaftar PPDB sistem zonasi secara daring dari sebuah laptop. (Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2019/2020 menerapkan sistem zonasi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung Ujiono di Temanggung, Sabtu, menuturkan dalam sistem zonasi ini penerimaan siswa berdasarkan skor jarak radius atau koordinat dari rumah ke sekolah.

"Dalam sistem zonasi kali ini tidak mempertimbangkan nilai surat keterangan hasil ujian sekolah (SKHUS) seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Skor jarak dari rumah ke sekolah, yakni radius 0,1-0,5 kilometer dengan skor 200, radius >0,5-1 kilometer skor 190, >1-2 kilometer (180), >2-3 kilometer (160), >3-4 kilometer (140), >4-5 kilometer (120), dan radius >5-6 kilometer (100).

Ujiono mengatakan daya tampung di setiap sekolah jalur zonasi ini 90 persen, kemudian jalur prestasi 5 persen, dan kepindahan orang tua 5 persen.

Ia menuturkan seorang anak yang ingin mendaftar di suatu SMP dia haru punya user ID dan password dari SD/MI dan nanti kalau diklik akan muncul 5 sekolah terdekat dengan dengan batasan jarak 6 kilometer.

"Meskipun di radius 6 kilometer itu terdapat lebih dari 5 sekolah maka yang muncul tetap hanya 5 sekolah terdekat," katanya.

Ia menyampaikan untuk jalur prestasi digunakan bagi anak yang ingin sekolah di luar zonasi.

"Jalur prestasi ini memberi kesempatan pada anak mencari sekolah yang diinginkan di luar zonasi," katanya.

Ia mengatakan sistem zonasi ini antara lain untuk pemerataan mutu sekolah. Selama ini ada istilah sekolah favorit karena memang inputnya bagus.

"Melalui zonasi ini maka anak-anak pintar tidak hanya terkumpul dalam satu atau beberapa sekolah saja tetapi merata di semua sekolah," katanya.

Ia menuturkan pada sistem zonasi ini mungkin masyarakat agak resah karena tidak bisa mendaftar di sekolah yang diinginkan semula, namun kalau sistem ini sudah berjalan beberapa tahun masyarakat akan terbiasa.

Ia mengatakan PPDB di Temanggung pada 13-15 Mei 2019 dan dalam beberapa hari terakhir ini calon siswa sudah melakukan ujicoba pendaftaran secara daring. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar