Ini strategi Alex Rins finis kedua di Jerez

id Ini strategi Alex Rins,finis kedua di Jerez

Ini strategi Alex Rins finis kedua di Jerez

Pebalap tim Suzuki Ecstar Alex Rins melakukan selebrasi di podium usai finis sebagai runner-up balapan GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (5/5) Reuters/Jon Nazca (Reuters/Jon Nazca)

Jakarta (ANTARA) - Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins meraih podium keduanya musim ini setelah finis runner-up di balapan GP Spanyol, Minggu.

Pebalap berusia 23 tahun asal Spanyol itu mengakui balapan seri keempat itu tidak mudah apalagi harus mengawali balapan dari posisi 9.

"Luar biasa. Finis pertama dua pekan lalu (di Austin) dan sekarang posisi dua sangat bagus, kami hanya perlu memperbaiki diri ketika kualifikasi. Start dari baris ketiga itu sangat sulit untuk menyalip para pebalap," kata Rins seperti dikutip laman resmi MotoGP pada Minggu.

Bukannya tanpa alasan, hasil kualifikasi Rins sejauh empat seri tahun ini adalah P10, P16, P7 dan P9. Sedangkan hasil start dari baris terdepan di kelas premier ia raih tahun lalu di seri pamungkas di Valencia.

"Sebelum start balapan kami sadar jika ritme dan kecepatanku bagus dan ada di sana, tapi strateginya adalah untuk melakukan overtake cepat."

Start dari P9, Rins mampu menjaga kecepatan dan keawetan bannya untuk satu persatu menyalip pebalap di depannya.

Rins terkenal sebagai pebalap yang mampu mempertahankan usia ban dengan baik berkat gaya membalapnya yang khas.

"Sangat penting untuk menjadi halus sekarang karena kalian harus menjaga ban. Ini semua tentang ban. Jika kalian lembut di gas, usia ban belakang kalian akan bertambah dan jika kalian membalap dengan halus kalian akan meningkatkan ketahanan dari ban depan."

"Namun jika kalian buka gas dengan penuh dan dengan sudut kemiringan yang banyak maka akan sangat cepat bagi ban untuk slide dan spin. Dan ketika ban mulai spin akan sangat sulit menghentikannya, yang mana mempengaruhi waktu putaran dan juga usia ban."

Rins yang tampil perkasa di Jerez kehabisan kesempatan untuk menantang Marc Marquez, yang menjuarai lomba, dan finis 1,654 detik di belakang pebalap Repsol Honda itu.

"Aku kehilangan banyak waktu dengan (Andrea) Dovizioso, kemudian Marquez sedikit menjauh tapi bagaimana pun juga aku senang, kami memiliki konsistensi dan kami akan mencoba mempertahankan ritme itu."

baca juga:Marquez atasi tekanan batin di Jerez

Sebelumnya, di sesi tes-pramusim, Rins pernah mengatakan jika Suzuki memiliki paket motor yang kompetitif, cepat di tikungan walaupun masih kalah dalam hal kecepatan puncak.

Namun dia yakin bisa menjadi penantang utama gelar juara dunia MotoGP tahun ini. "Aku akan coba pastinya," kata Rins, yang kini terpaut 1 poin dari Marquez yang berada di pucuk klasemen pebalap sementara.

"Kami memiliki balapan yang bagus, kami akan mencoba dari balapan ke balapan lainnya, meneruskan jalur yang sama dan seperti yang kalian katakan, kedua di Kejuaraan Dunia ini berarti kami bekerja dengan baik."

Setelah Jerez, pawai MotoGP akan dilanjutkan ke Sirkuit Le Mans, yang mana karakter sirkuit di Prancis itu cocok dengan paket motor GSX-RR Suzuki.

"Pastinya Le Mans akan menjadi trek yang bagus untuk kami. Dia adalah sirkuit yang memiliki tikungan panjang jadi aku akan coba start dengan sebaik mungkin."

baca juga:Hasil GP Spanyol, Marquez kembali ke pucuk klasemen
 


 

 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar