Banjarnegara ajak pengelola objek wisata bersiap sambut Lebaran

id wisata banjarnegara,dataran tinggi dieng

Banjarnegara ajak pengelola objek wisata bersiap sambut Lebaran

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Dwi Suryanto. (Foto: Sumarwoto)

Banjarnegara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudyaan (Dinparbud) setempat mendorong pengelola objek wisata melakukan berbagai persiapan untuk menyambut wisatawan pada masa libur Lebaran, kata Kepala Dinparbud Kabupaten Banjarnegara Dwi Suryanto.

"Masa libur Lebaran memang masih lama, namun kami mendorong pengelola objek wisata untuk melakukan berbagai persiapan, minimal dengan menata objek wisata," katanya di Banjarnegara, Selasa.

Terkait dengan objek wisata yang dikelola Dinparbud Kabupaten Banjarnegara, dia mengatakan saat sekarang, pihaknya hanya mengelola Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng.

Menurut dia, hal itu disebabkan pengelolaan Taman Rekreasi Margasatwa (TRMS) Serulingmas yang sebelumnya dilakukan oleh Dinparbud Kabupaten Banjarnegara, saat sekarang ditangani oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) TRMS Serulingmas.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan ke Banjarnegara pada tahun 2019 ditargetkan mencapai 1.750.000 orang dengan target pendapatan sebesar Rp10 miliar.

"Target kunjungan wisatawan tersebut belum termasuk jumlah wisatawan yang mengunjungi KWDT Dieng saat pergelaran 'Dieng Culture Festival (DCF) X Tahun 2019" yang akan digelar pada tanggal 2-4 Agustus," katanya.

Ia mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai karena berdasarkan pengalaman tahun 2018, kunjungan wisatawan ke Banjarnegara mencapai 1.669.000 orang atau meningkat dari yang ditargetkan 1.500.000 orang.

Menurut dia, khusus untuk target kunjungan wisatawan di KWDT Dieng pada tahun 2019 sebesar 700.000 orang karena pada tahun 2018 mencapai kisaran 600.000 orang.

"Khusus untuk pengunjung DCF IX Tahun 2018 terpantau sebanyak 157.000 orang," katanya

Sementara dari sisi pendapatan, kata dia, pada tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp5,8 miliar dan realisasinya mencapai Rp8,4 miliar.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya berupaya mencapai target yang telah dtetapkan, salah satunya dengan meningkatkan promosi pariwisata.

"Selain itu, kami juga melakukan intensifikasi, pengawasan, dan penataan kawasan wisata agar berkualitas," katanya. ***1***
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar