Dosen Farmasi UMP mendapat penghargaan dari Kemenkes

id dosen farmasi ump

Dosen Farmasi UMP mendapat penghargaan dari Kemenkes

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Didik Setiawan, Ph.D.Apt. (kiri) usai menerima penghargaan dari Kemenkes. (Foto: Dok. Didik)

Purwokerto (ANTARA) - Dosen Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Didik Setiawan, Ph.D.Apt. mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI atas dedikasi terhadap program imunisasi yang dituangkan dalam bentuk karya tulis terbaik yang dipublikasikan di jurnal internasional.

Penghargaan yang diterima Didik itu diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi dalam acara Pekan Imunisasi Dunia 2019 di Jakarta, Selasa (23/4).

Terpilihnya Didik sebagai penerima penghargaan itu karena penelitiannya tentang vaksin HPV untuk kanker serviks yang dilakukan selama menempuh pendidikan doktoral di Belanda, sudah dipublikasikan dalam jurnal internasional.

Bahkan berkat penelitian tentang vaksin HPV untuk kanker serviks itu pula, dia terpilih sebagai salah satu peneliti di Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Terkait dengan hal itu, Didik mengaku sangat bersyukur karena bisa mendapatkan penghargaan dari Kemenkes.

"Senang sekali, sangat bersyukur karena penelitian saya dinilai baik untuk Indonesia. Apalagi, ini kan lomba yang diikuti seluruh orang di Indonesia, dan hanya dipilih lima orang yang kebanyakan dari Jakarta," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (25/4).

Sementara itu, Rektor UMP Dr. Anjar Nugroho mengaku sangat mengapresiasi prestasi Didik Setiawan yang telah mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Purwokerto di kancah nasional hingga internasional atas dedikasinya terhadap program imunisasi dalam bentuk Karya Tulis Terbaik Terpublikasi Internasional.

"Alhamdulillah, selamat untuk Pak Didik Setiawan, semoga mampu memberikan inspirasi bagi dosen UMP untuk terus berkarya," katanya.

Menurut dia, UMP memberikan ruang seluas-luasnya kepada para dosen untuk mengembangkan diri dalam keilmuannya sesuai dengan konsentrasi ilmu yang dimilikinya.

"Khusus untuk Pak Didik, penghargaan ini sebagai cambuk untuk makin meningkatkan prestasi dan kiprah, baik secara nasional maupun internasional. Dari UMP untuk Indonesia," katanya.(tgr)
 
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar