Bank Jateng bantu 555 warga tidak mampu

id bank jateng,bantuan,demak

Bank Jateng bantu 555 warga tidak mampu

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan bantuan pembangunan jamban sehat dari Bank Jateng kepada warga Demak, di Pendapa Kabupaten Demak. (Foto: Humas Bank Jateng)

Semarang (ANTARA) - Bank Jateng menyalurkan bantuan untuk 555 warga tidak mampu di Kabupaten Demak berupa perbaikan Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) untuk 52 keluarga dan bantuan pembangunan jamban sehat untuk 503 keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kepada Totok Suparto warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Bonang dan Achmad Nasir warga Desa Bonangrejo, Kecamatan Bonang di Pendapa Kabupaten Demak.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Demak Joko Sutanto, Sekda Demak Singgih Setyono, Pemimpin Cabang Bank Jateng Demak Akhmad Farikhi, pimpinan Forkopimda, dan ratusan penerima bantuan.

Akhmad Farikhi menyebutkan bantuan senilai lebih dari Rp1 miliar itu merupakan bagian dari tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng.

"Untuk 52 unit RTLH masing-masing menerima bantuan sebesar Rp15 juta atau total sebanyak Rp780 juta, adapun 503 unit jamban sehat total sebesar Rp649.373.000," katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Demak Joko Sutanto menyampaikan, selama ini Pemerintah Kabupaten Demak terus memprogramkan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk membantu masyarakat miskin agar memiliki hunian yang sehat.

Selain mengalokasikan anggaran dari pusat, provinsi dan kabupaten, juga melibatkan sejumlah BUMN dan BUMD untuk bersama-sama.

"Kami sangat senang dengan kepedulian Bank Jateng membantu program pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan," katanya.

Sementara itu, selain menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu dan pelaku usaha kecil, gubernur Jateng melakukan roadshow ke Kabupaten Demak dengan sejumlah kegiatan di antaranya, menghadiri silaturahmi bersama ustadz dan ustadzah bertema Peningkatan Mutu Guru Pesantren, Madin dan TPQ Kabupaten Demak di Ponpes Miftahul Ulum Jogoloyo, Demak.

Dalam kesempatan itu, gubernur memberikan insentif untuk 11.447 guru pondok pesantren, madrasah diniyah dan TPQ se-kabupaten Demak yang masing-masing menerima Rp1,2 juta per tahun atau Rp100 ribu per bulan.

Ganjar menambahkan bantuan insentif merupakan bentuk perhatian pemprov Jateng kepada lembaga pendidikan agama.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar