Curah hujan meningkat, warga Batang diingatkan waspada bencana alam

id Pemkab Batang, bencana alam

Curah hujan meningkat, warga Batang diingatkan waspada bencana alam

Wakil Bupati Suyono memberikan bantuan pada para korban angin puting beliang di Desa Sukorejo, Kecamatan Limpung. (Foto Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, mengingatkan pada warga waspada terhadap bencana alam seiring dengan meningkatnya curah hujan dan angin kencang yang melanda di sejumlah wilayah setempat.

Wakil Bupati Batang Suyono di Batang, Selasa, mengatakan bahwa datangnya bencana tidak dapat diduga sehingga masyarakat harus selalu waspada agar korban bencana dapat diminimalisasikan.

"Musibah bisa terjadi kapan saja dan di mana saja sehingga kita harus bersabar dan berserah diri. Kendati demikian, kita juga harus selalu waspada agar korban bisa minimalisasi," katanya saat memberikan bantuan pada korban bencana angin puting beliung di Desa Sukorejo, Kecamatan Limpung.

Pada kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan logistik pada para korban yang rumahnya rusak akibat "disapu" oleh angin puting beliung pada Minggu (14/4) seperti bahan sembako dan sejumlah uang.

Ia mengemukakan pemkab akan selalu hadir dalam setiap ada musibah bencana untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian atas kepedihan warga yang dilanda bencana.

"Bencana merupakan musibah bersama yang harus kita tolong dan bantu. Oleh karena, pemkab akan selalu hadir untuk memberikan bantuan pada para korban," katanya.

Kepala Seksi Pemerintahan Desa Sukorejo, Abdul Kholik menceritakan saat itu, angin berhembus kencang dan memporak-porandakan bangunan sehingga warga pada histeris dan ketakutan.

"Saat kejadian cuaca mendung dan hujan lebat. Tidak lama kemudian angin berhembus kencang dan langsung menyapu rumah penduduk di 3 dusun Desa Sukorejo, yaitu Dusun Kalenggangan, Bandungan, dan Kelampok," jelasnya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar