Jadilah pemilih cerdas dengan mempertimbangkan calon secara objektif

id akademisi

Jadilah pemilih cerdas dengan mempertimbangkan calon secara objektif

Akademisi Universitas Jenderal soedirman Nana Sutikna (Foto: Wuryanti Puspitasari)

Purwokerto (ANTARA) - Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Nana Sutikna mengingatkan pentingnya menjadi pemilih cerdas pada Pemilu 2019 dengan mempertimbangkan calon yang akan dipilih secara objektif.

"Kita harus membaca seluruh calon secara objektif, tanpa dipengaruhi sentimen tertentu," katanya di Purwokerto, Senin.

Nana yang merupakan dosen Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed tersebut mengatakan bahwa masyarakat perlu memilih calon dengan menggunakan akal sehat.

"Kita bedah semuanya, visi dan  misi calon, guna memilih calon pemimpin yang terbaik dengan menggunakan akal sehat," katanya.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman Ahmad Sabiq menambahkan bahwa pemilih cerdas adalah pemilih yang memahami pentingnya pemilihan presiden dan juga memahami pentingnya dirinya sebagai pemilih.

"Dalam menggunakan pilihannya memang sudah melalui pertimbangan matang," katanya.

Menurut dia,  calon pemilih harus mengetahui rekam jejak calon secara memadai dan mampu menggunakan hak pilihnya secara tepat.

"Bukan karena sentimen tertentu dan bukan juga karena adanya politik uang," katanya.

Hal itu bertujuan, kata dia, agar pelaksanaan pesta demokrasi berjalan dengan sukses dan berkualitas.

Sebelumnya, anggota KPU Kabupaten Banyumas Hanan Wiyoko juga mengajak masyarakat, khususnya para pemilih pemula di wilayah setempat, untuk menjadi pemilih cerdas dengan mengenali visi dan misi calon.

Pada saat ini masyarakat memiliki akses yang sangat mudah untuk mengenali para peserta pemilu.

"Mengenali peserta pemilu semudah berselancar di dunia maya. Rekam jejak dan profil calon anggota legislatif, anggota DPD dan pasangan calon presiden/wakil presiden juga mudah ditemukan di website KPU," katanya.

Pemilihan Umum Presiden 2019 diikuti dua pasangan calon, Pasangan Nomor Urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin dan Pasangan Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. 

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar