247.089 siswa SMK ikuti UNBK, Ganjar pastikan lancar

id ganjar pranowo, UNBK Jateng

247.089 siswa SMK ikuti UNBK, Ganjar pastikan lancar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan UNBK 2019 tingkat SMK di SMK Negeri Jateng, Senin (25/3). (Foto: Wisnu Adhi)

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dimulai pada Senin (25/3) dan diikuti 247.089 siswa bakal berjalan lancar.

Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau UNBK di SMK Negeri Jateng, Semarang, Senin, dengan didampingi Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Sulistyo.

Ganjar mengaku hingga saat ini, dirinya belum mendapat laporan terkait adanya kendala pelaksanaan UNBK tingkat SMK.

"Di SMK Jateng ini misalnya, pelaksanaannya bagus, alatnya, komputernya cukup. Ada juga ahli di bidang IT yang mendampingi sehingga kalau ada masalah langsung ditangani," katanya.

Ganjar menyatakan pihak pelaksana telah mempersiapkan UNBK SMK ini dan menjadikan semua kekurangan pada pelaksanaan-pelaksanan UNBK tahun sebelumnya untuk bahan evaluasi.

Terkait dengan potensi bencana yang terjadi saat pelaksanaan UNBK di Jateng, Ganjar menyebut jika pihaknya sudah melakukan antisipasi.

Bahkan, sejumlah sekolah sudah mempersiapkan genset untuk mengantisipasi terputusnya aliran listrik akibat bencana saat UNBK.

"Saya memerintahkan hari ini semua dinas khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan pengecekan. Semua harus 'stand by', jangan sampai ada layanan yang kurang sehingga membuat siswa kesulitan," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kadisdikbud provinsi Jateng, Sulistyo menyatakan, sebanyak 1.538 SMK yang tersebar di 35 kabupaten/kota, hari ini sedang melaksanakan UNBK 2019 dengan jumlah peserta sebanyak 247.089 siswa-siswi.

UNBK tingkat SMK dilaksanakan pada 25-28 Maret 2019, sedangkan untuk tingkat SMA/MA akan dilaksanakan pada 1,2,4 dan 8 April 2019.

"Semua proses ujian di SMA/SMK di Jateng pada 2019 berbasis komputer, sarana prasarana telah disiapkan sejak awal. Memang masih ada beberapa sekolah yang di pelosok melaksanakan UNBK di sekolah lain. Istilahnya nunut, namun itu hanya sedikit," katanya.
Disdikbud terus melakukan pemantauan di seluruh sekolah di Jateng yang melaksanakan UNBK.(LHP)
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar