Pemkab Batang giatkan promosi pariwisata

id wisata Batang

Pemkab Batang giatkan promosi pariwisata

Bupati Batang Wihaji pada kegiatan "Ngombe Kopi Bareng" bersama kelompok sadar wisata. (Foto: Kutnadi)

Jadi kalau ke Batang tujuannya tidak hanya satu tetapi bisa menuju ke objek wisata yang lainnya yang tidak kalah indahnya
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang menggiatkan promosi pariwisata dengan menawarkan beberapa potensi objek wisata andalan yang dimiliki daerah setempat.

Bupati Batang Wihaji di Batang, Minggu mengatakan pemkab dalam mengembangkan potensi wisata bakal menggunakan skala prioritas, artinya mengedepankan salah satu objek wisata agar bisa meningkatkan "branding" wisata daerah.

"Kami telah menyusun konsep objek wisata '4 Si' yaitu Sikembang yang mewakili sektor pariwisata pegunungan, Silurah yang mewakili wisata budaya, adat dan sejarah, dan Sigandu untuk wisata pantai, serta Sikuping yang mewakili wisata 'fun sport dan ekstrem sport," katanya.

Ia mengatakan pemkab akan mendepankan empat hal tersebut yang nantinya saling terintegrasi sekaligus sebagai paket wisata.

"Jadi kalau ke Batang tujuannya tidak hanya satu tetapi bisa menuju ke objek wisata yang lainnya yang tidak kalah indahnya," katanya.

Ia menjelaskan pemkab berusaha menggeliatkan sektor pariwisata karena sektor ekonomi pada era sekarang ini digerakkan oleh dua hal, yaitu investasi dan pariwisata.

"Oleh karena, pemkab menggelontorkan dana APBD untuk perbaikan infrastruktur wisata, seperti Pantai Jodo sebesar Rp5 miliar dan Jalan Deles Rp6 miliar. Tahun ini infrastruktur berupa akses jalan ke wisata jadi prioritas karena ini menjadi salah satu kunci sukses pariwisata," katanya.

Anggota Tim Percepatan Wisata Kabupaten Batang Raditya Wahyu mengatakan titik wisata di Kabupaten Batang terdapat 63 "spot" wisata.

"Dengan jumlah tersebut tentu berat untuk mengembangkan wisata Batang secara keseluruhan dalam waktu bersamaan.
Potensi wisata banyak tetapi belum dikelola maksimal karena hal ini terkendala keuangan maupun SDM tetapi kita harus optimis dapat mengembangkan wisata tersebut," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar