Polbangtan YoMa gelar kuliah umum Embrio Transfer

id Polbangtan YoMa, kuliah umum

Polbangtan YoMa gelar kuliah umum Embrio Transfer

Kuliah umum tentang embrio transfer di Polbangtan YoMa (Foto: polbangtanyoma/tantyanuar)

Kabupaten Magelang (ANTARA) - Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) mengadakan kuliah umum dengan tema “Peran Teknologi Embrio Transfer (ET) dalam Penyedlaan Bibit Sapi Potong” dengan mengundang pakar Belgian Blue nasional sekaligus Kepala Balai Embrio Ternak Cipelang, Bogor, Drh. Oloan Parlindungan, HP di Aula Polbangtan YoMa Jurusan peternakan pada 21 Maret 2019.

Kuliah umum tersebut dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa bidang peternakan.

Peserta kuliah umum merupakan mahasiswa tingkat 1 yang terdiri atas tiga, program studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Teknologi Produksi Ternak dan Teknologi Pakan Ternak.

Didampingi oleh Ketua Jurusan peternakan Dr. Drh. Supriyanto, HP, ia menjelaskan tentang peran ET sebagai generasi kedua bioteknologi reproduksi setelah teknologi inseminasi buatan.

"Selain untuk peningkatan mutu genetik dan terlaksananya percepatan peningkatan mutu genetik ternak nasional, dan pemenuhan kebutuhan bibit sapi yang berkualltas, juga untuk mendukung kebijakan pemerintah terutama dalam mengurangi impor bibit sapi (bull dan donor) dari luar negeri yang harganya sangat mahal," katanya.

Selain itu, melalui produksi dan aplikasi TE membutuhkan waktu yang lebih singkat, yaitu 1 tahun untuk mendapatkan pedet dengan kemurnian 100 persen (generasi I) sebagai program peningkatan mutu bibit, tentu lebih cepat dibandingkan 18 yang baru mendapatkan kemurnian sebesar 96 persen pada generasi kelima.

Mahasiswa terlihat antusias dengan materi yang dijelaskan, sehingga pada sesi tanya jawab, banyak dari mereka bertanya seputar teknologi ET maupun aplikasinya di masyakarat sebagai salah satu upaya pemenuhan bibit sapi potong dalam mencapai swasembada daging. (Polbangtanyoma/Tantyanuar)
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar