KPU: Mengurus pindah memilih tidak lagi dilayani

id ketua kpu temanggung

KPU: Mengurus pindah memilih tidak lagi dilayani

Ketua KPU Kabupaten Temanggung M. Yusuf Hasyim (Foto: Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Mengurus pindah memilih pada Pemilu 17 April 2019 tidak bisa lagi dilayani karena sudah ditutup pada 17 Maret 2019, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Temanggung, M. Yusuf Hasyim.

"Aturan tahapan untuk pindah memilih pada H-30 dan H-60 sudah kita fasilitasi. Jadi kalau yang sampai hari ini belum mengurus pindah memilih, tetap tidak dilayani," kata Yusuf di Temanggung, Kamis.

Ia menuturkan berdasarkan pleno daftar pemilih tambahan (DPTb) tahap kedua pada 20 Maret 2019, pemilih masuk yang mengurus di daerah asal masuk ke Temanggung sebanyak 339 pemilih, terdiri atas 138 laki-laki dan 201 perempuan.

"Pindah pemilih yang mengurus di daerah asal ini tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Temanggung," katanya.

Kemudian pindah memilih masuk yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 731 pemilih, terdiri atas 341 laki-laki dan 390 perempuan.

"Jadi orang luar yang mengurus di KPU Kabupaten Temanggung atau PPS di Kabupaten Temanggung sebanyak 341 laki-laki dan 390 perempuan." katanya.

Kemudian dari penetapan DPT yang keluar dalam Pemilu 2019 untuk Kabupaten Temanggung, katanya pemilih yang keluar dan mengurus di daerah asal, artinya dari yang terdaftar di DPT Kabupaten Temanggung yang mengurus di KPU Kabupaten Temanggung sebanyak 528 pemilih, 

Selanjutnya yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 2.047 pemilih, terdiri atas 1.008 perempuan dan 1.039 laki-laki.

"Berdasarkan data pindah pemilih tersebut justru banyak yang keluar, yakni sebanyak 2.575 pemilih, sedangkan yang masuk Temanggung sebanyak 1.070 pemilih," katanya.

Ia menuturkan kalau perubahan data pemilih sesuai DPT tetap dilaksanakan sesuai dengan DPT 15 desember 2018, cuma nanti setting surat suara di kotak berdasar pleno DPTB tahap kedua yang dilakukan Rabu (20/3). ***2***

 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar