Pelaporan SPT secara elektronik di Boyolali baru 59,09 persen

id Pelaporan SPT Boyolali belum maksimal

Pelaporan SPT secara elektronik di Boyolali baru 59,09 persen

Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat (Kiri) saat memberikan tanda kenang-kenangan kepada Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II, Rida Handanu (kanan) di Pendapi Gede Boyolali, Selasa. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) -
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Boyolali menyatakan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara elektronik atau e-filling di Kabupaten Boyolali capaiannya baru sekitar 59,09 persen.

Capaian e-filling KPP Pratama Boyolali per 15 Maret 2019 sebesar 13.858 SPT atau sekitar 59,09 persen dari target sebesar 23.450 SPT yang dilaporkan, kata Kepala Kantor KPP Pratama Boyolali, Budiyan, disela acara Tax Gathering bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II, di Pendopo Gede Boyolali, Selasa.

Menurut Budiyan nampu jika dilihat besaran angkanya, penerimaan pajak di wilayah Boyolali tersebut mengalami peningkatan pada 2018 dibanding 2017 masih tumbuh sekitar 7 persen.

Budiyan mengatakan dilaksanakan Tax Gathering di lingkungan Pemkab Boyolali tersebut salah satu tujuannya untuk memberikan teladan kepada para wajib pajak dalam melakukan pelaporan SPT secara elektronik atau e-filling.

"Hal ini, untuk menyukseskan kebijakan amnesti pajak di Kabupaten Boyolali," katanya.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II, Rida Handanu menambahkan pihaknya berterima kasih untuk warga Boyolali atas kerja sama dan dukungannya dalam pembayaran pajak pada 2018.

Meskipun, kata dia, terdapat penurunan angka jika dibandingkan tahun sebelumnya, hal tersebut tidak menjadi masalah.

Menurut dia, penurunan target tersebut terjadi lantaran banyak persaingan yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Boyolali terkait dengan persaingan investasi.

"Mudah-mudahan pada 2019 ini, ada daya tarik sendiri di Boyolali, sehingga investasi akan lebih besar. Jika banyak perusahaan besar yang ingin investasi disini, maka jumlah pegawai juga besar. Hal ini, tentunya Kabupaten Boyolali penerimaannya juga akan meningkat," katanya.

Pelaporan SPT Tahunan melalui e-filling, juga dilakukan Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, dengan mengajak masyarakat untuk taat pajak.

Menurut M Said melalui pelaporan SPT dengan sistem e-filling, mampu berperan aktif mendorong kesadaran masyarakat sebagai warga negara agar tertib, taat melaporan pajak tahunan itu.

"Semua ini, merupakan bagaian untuk pembangunan yang harus dilaksanakan. Dengan semangat kesadaran inilah, maka peran serta seluruh masyarakat dalam rangka mendukung aktif bersama untuk mempercepat laju pembangunan Kabupaten Boyolali," katanya.

Pada acara tersebut KPP Pratama Boyolali juga memberikan penghargaan kepada mitra kerja dan Wajib Pajak yang terpilih karena taat membayar pajak tepat waktu. 
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar