Real Madrid kembali dekati pelatih Jose Mourinho

id jose

Real Madrid kembali dekati pelatih Jose Mourinho

Jose Mourinho saat masih jadi pelatih Real Madrid pada 2013. (REUTERS/Joseba Etxaburu)

Jakarta (ANTARA) - Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon mengungkapkan bahwa Jose Mourinho telah didekati oleh Real Madrid untuk melatih kembali di klub Spanyol tersebut.

Santiago Solari, pelatih Real saat ini, berada di bawah tekanan di Bernabeu setelah menelan kekalahan beruntun oleh Barcelona dan tersingkir dari Liga Champions oleh Ajax baru-baru ini.

Mourinho, yang meninggalkan Real pada 2013, mengatakan pada pekan lalu bahwa ia tersanjung kembali dikaitkan dengan bekas klubnya tersebut.

Pelatih asal Portugal tersebut menjadi kandidat terfavorit untuk kembali menukangi Los Blancos dan namanya dikumandang oleh para pendukung Real Madrid saat tim mereka kalah 1-4 oleh Ajax pada Rabu.

Baca juga: Ajax gusur Madrid lewat kemenangan telak 4-1

Presiden Real Florentino Perez membutuhkan sebuah "bom" untuk menenangkan para pendukung dan akan memanggil Mourinho, yang menjadi satu-satunya pelatih yang ia hormati, menurut Calderon yang dilansir Sky Sports pada Rabu (6/3).

"Saya tidak ragu bahwa Mourinho adalah pilihan pertama bagi presiden (Perez). Ia telah dipanggil dalam beberapa pekan terakhir," tambah Calderon.

"Ketika Zinedine Zidane pergi, Mourinho masih bersama Manchester United dan ia (Perez) mengatakan itu bukan saat yang tepat untuk memanggilnya kembali, tetapi mungkin sekarang ia bisa."

"Saya pikir peluangnya besar bagi Mourinho kembali berada di bangku pelatih musim depan."

Ditanya tentang kandidat potensial lainnya, presiden Real Madrid 2006-09 tersebut menambahkan: "Mungkin Mauricio Pochettino, mereka membicarakannya. Tetapi akan ada banyak (kandidat) di hari-hari berikutnya karena penggemar tidak dapat menerima situasi ini."

Baca juga: Carvajal sebut Real Madrid jalani musim yang sangat buruk
Baca juga: Tadic terinspirasi Zidane saat Ajax hancurkan Madrid 4-1

 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar