Banyumas diprakirakan diguyur hujan

id bmkg banjarnegara

Banyumas diprakirakan diguyur hujan

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie (kanan) (dok. pribadi) (dok. pribadi/)

Purwokerto (Antaranews Jateng) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (17/2).

"Besok (Minggu, red) Kabupaten Banyumas diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie ketika dihubungi dari Banyumas, Sabtu.

Dia menambahkan, pada pagi hingga siang hari kondisi cuaca di Kabupaten Banyumas diprakirakan berawan.

Namun pada sore hingga malam hari diprakirakan hujan yang bersifat merata di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Banyumas.

"Hampir seluruh kecamatan yang ada di Banyumas seperti Ajibarang, Cilongok, Purwokerto Selatan, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur dan Purwokerto Utara, Tambak, Kembaran, dan kecamatan lainnya akan mengalami hujan," katanya.

Kendati demikian, dia juga menambahkan, bahwa curah hujan di Kabupaten Banyumas diprakirakan akan mengalami penurunan dibanding bulan Februari dasarian pertama.

Dia menjelaskan, berdasarkan analisa curah hujan, pada dasarian I tanggal 1-10 Februari 2019, curah hujan di sebagian wilayah Kabupaten Banyumas dan kabupaten lain di sekitarnya pada umumnya memiliki curah hujan kriteria tinggi.

"Yakni sekitar 151 - 300 milimeter pada dasarian pertama," katanya.

Sementara pada dasarian II tanggal 11-20 Februari 2019, tambah dia, berpeluang terjadi curah hujan dengan kategori menengah 76-150 milimeter.

Kendati demikian, tambah dia, masih ada kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem sehingga masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaannya.

 "Tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem meskipun curah hujan diprakirakan menurun karena perubahan kondisi cuaca sangat dinamis," katanya.

 Dia menjelaskan masih cukup tingginya curah hujan dikhawatirkan meningkatkan potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, hingga puting beliung.

 "Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak panik namun harus selalu waspada terhadap terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, dan juga puting beliung," katanya.

Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar