Telepon seluler masih ditemukan di rutan dan lapas

id Kemenkumham, razia

Telepon seluler masih ditemukan di rutan dan lapas

Kepala Kemenkumham Wilayah Jawa Tengah Dewa Putu Gede menjelaskan pelaksanaan razia ponsel di 44 rutan dan lapas di Semarang, Senin. (Foto: dok.Kemenkumham Jateng)

Semarang (Antaranews Jateng) - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Jawa Tengah merazia keberadaan telepon seluler di 44 rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan yang tersebar di provinsi ini.
     
Kepala Kemenkumham Wilayah Jawa Tengah Dewa Putu Gede di Semarang, Senin, mengatakan, dalam inspeksi yang digelar selama beberapa waktu terakhir tersebut masih ditemukan telepon seluler beredar di dalam penjara.
     
Namun, Putu tidak menjelaskan secara detil jumlah telepon seluler yang diperoleh dalam razia itu.
     
Menurut dia, razia tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham tentang langkah progresif upaya pemberantasan narkotika di rutan dan lapas.
     
"Secara umum masih ditemukan telepon seluler," katanya.
     
Selanjutnya, kata dia, temuan tersebut akan disampaikan ke ditjen pemasyarakatan.

Sementara Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Tengah Heni Yuwono mengataan upaya pemberantasan narkotika di dalam rutan dan lapas tidak bisa dilakukan sendiri oleh institusi tersebut.
     
"Kami melibatkan pemangku kepentingan terkait lainnya, seperti BNN dan kepolisian," katanya.
       
Menurut dia, Kemenkumham juga sudah berkomitmen menindak tegaa oknum pegawainya jika terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkotika di dalam rutan atau lapas.


Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar