Pembuatan paspor calon haji Bayumas mulai 18 Februari

id haji banyumas

Pembuatan paspor calon haji Bayumas mulai 18 Februari

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Banyumas Purwanto Hendro Puspito (Foto: Dok. pribadi)

Kami telah berkoordinasi dengan Kanim Cilacap
Purwokerto (Antaranews Jateng) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah menginformasikan jadwal pembuatan paspor calon haji asal wilayah itu mulai 18 Februari 2019.

"Menurut jadwal, pembuatan paspor calon haji akan dimulai tanggal 18 Februari mendatang. Kami telah berkoordinasi dengan Kanim Cilacap," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Imam Hidayat melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Purwanto Hendro Puspito, di Purwokerto, Selasa.  

Dia menyebutkan sekitar sembilan jadwal keberangkatan terkait dengan pembuatan paspor haji.

Pihaknya telah menyusun jadwal per kecamatan, misalkan Kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, dan Purwokerto Utara pada 18 Februari 2019.

Selain itu, Kecamatan Purwokerto Selatan, Patikraja, dan Karanglewas pada 19 Februari 2019.  

"Totalnya ada sekitar sembilan jadwal keberangkatan, dan titik berkumpulnya pun berbeda, ada yang di kantor kemenang, Masjid Agung Wangon, dan lain sebagainya," katanya.  

Pihaknya telah menginformasikan mengenai jadwal pembuatan paspor tersebut kepada para calon haji asal wilayah itu.  

Dia menambahkan berkas persyaratan paspor telah dikirim akhir pada Januari 2019 dan surat undangan untuk para calon haji telah disebarkan sejak awal Februari 2019, setelah adanya jadwal resmi dari Kanim Cilacap.  

Bagi calon haji yang sudah memiliki paspor yang berlaku, tambah dia, minimal masa berlakunya sampai 3 Februari 2020.  

Sebelumnya, Kantor Kemenag Banyumas menginformasikan bahwa jumlah calon haji pada 2019 dari wilayah setempat 1.177 orang.

 "Jumlah calon haji 2019 sebanyak 1.147 orang, cadangan 30 orang, jumlah keseluruhan 1.177 orang," katanya.  
 
Dia menjelaskan 1.147 calon haji noncadangan berada di porsi aman Provinsi Jawa Tengah, yang  berarti nomor antrean calon haji yang tercantum di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) sudah mendapat nomor porsi.  

"Porsi aman berarti nomor antrean calon haji yang tercantum pada siskohat pada saat mendaftar haji pada setoran awal Rp25 juta di BPS BPIH mendapat nomor porsi yang insyaallah pada tahun 2019 akan berangkat sesuai alokasi kuota provinsi Jawa Tengah," katanya.

Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar