Mulai diminati, pemohon KIA di Kudus capai 2.493 orang

id pemohon kartu,kartu identitas anak,di kudus,mencapai 2.493 orang

Mulai diminati, pemohon KIA di Kudus capai 2.493 orang

KUDUS - Suasana pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (FOTO: Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (Antaranews Jateng) - Masyarakat Kabupaten Kudus, Jateng mulai tertarik mengurus Kartu Identitas Anak terbukti dengan jumlah pemohon hingga 24 Januari 2019 yang mencapai 2.493 pemohon, kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kudus Putut Winarno.

"Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena dimungkinkan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan informasi tentang KIA tersebut," ujarnya di Kudus, Jumat.

Disdukcapil Kudus sudah menginformasikannya kepada masyarakat melalui pemberitahuan kepada seluruh pemerintah kecamatan.

Ia mengharapkan informasi tersebut diteruskan ke desa-desa sehingga bisa sampai kepada masyarakat.

Bagi masyarakat yang hendak mengurus KIA, katanya, tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil Kudus karena bisa mengurusnya di masing-masing kantor kecamatan.

"Bahkan, masyarakat yang kebetulan berasal dari kecamatan lain, namun tempat tinggalnya lebih dekat dengan kantor kecamatan tetangga bisa mengurus di lokasi yang terdekat," ujarnya.

Pihaknya menghendaki pelayanan KIA dengan mendekatkan diri kepada masyarakat.

Data KIA, katanya, terpusat sehingga daerah hanya melaksanakan pelayanan pembuatan kartu itu.

Ia mempersilakan masyarakat mengurus KIA dengan cukup, membawa persyaratan berupa fotokopi kartu keluarga, akte kelahiran anak, fotokopi KTP elektronik kedua orang tuanya, serta foto anak berukuran 4X6. 

"Untuk menguru Kartu Identitas Anak tidak membutuhkan waktu lama sepanjang tidak ada antrean," ujarnya.

Dasar hukum pelayanan tersebut, Permendagri Nomor 2/2016 tentang Kartu Identitas Anak. Kartu itu diberikan kepada anak berusia 0 hingga di bawah 17 tahun.

Penerbitan kartu itu, katanya, untuk meningkatkan pendataan, perlindungan, dan pelayanan publik, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional kepada warga negara.

Di Kabupaten Kudus, kata Putut, pelayanan KIA diprioritaskan untuk anak usia lima tahun ke atas, mengingat sarana dan prasarana pencetakan KIA masih menggunakan sarpras pencetakan KTP elektronik.

Peralatan cetak KIA, katanya, masih menunggu proses pengadaannya sehingga diperkirakan pada Maret 2019 baru bisa melayani mulai dari 0-17 tahun kurang sehari.

Stok blangko KIA yang dimiliki Disdukcapil Kudus saat ini sekitar 26.000 keping. 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar