Berikut parpol di Kudus yang LPSDK calegnya tertulis nol rupiah

id lpsdk caleg,nol rupiah,berasal dari, enam parpol,bawaslu kudus

Berikut parpol di Kudus yang LPSDK calegnya tertulis nol rupiah

Sejumlah pengurus partai politik mengikuti bimbingan penyusunan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) yang digelar KPU Kudus. (FOTO: Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (Antaranews Jateng) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat 10 calon anggota legislatif yang yang dalam menyampaikan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) hanya tertulis nol rupiah berasal dari enam parpol.
     
"Keenam parpol tersebut, yakni PDI Perjuangan terdapat dua caleg, Partai Golkar sebanyak satu caleg, Partai Garuda satu caleg, PSI tiga Caleg, PAN dua Caleg dan Partai Demokrat satu caleg," kata Ketua Bawaslu Kudus Moh Wahibul Minan di Kudus, Rabu. 
     
Dari hasil klarifikasi, kata dia, perwakilan dari pengurus partai politik tersebut mengakui adanya pemasangan alat peraga kampanye. 
     
Akan tetapi, lanjut dia, ada caleg yang sengaja tidak melaporkan karena tidak mendapatkan nota pembelian APK sehingga partai tidak bisa menginput datanya ke sistem dana kampanye (Sidakam).
     
Alasan lainnya, kata dia, ada yang sudah melaporkan ke internal partai namun karena waktunya mendekati batas akhir penyerahan sehingga baru akan dilaporkan pada periode berikutnya. 
     
Meskipun hasil kroscek dan klarifikasi LPSDK enam parpol tersebut nihil, kata dia, faktanya mereka telah mengeluarkan biaya kampanye dengan memasang APK sebelum LPSDK-nya dilaporkan.
     
Ia berharap hal itu mejadi pelajaran bagi caleg untuk melaksanakan ketaatan dalam memahami dan melaksanakan regulasi Pemilu. 
    
"Kami juga mengirimkan surat tertanggal 15 Januari 2019 kepada parpol peserta pemilu yang telah diklarifikasi agar melakukan pembinaan kepada para caleg yang menyampaikan LPSDK nol rupiah," ujarnya. 
     
Bawaslu Kudus awalnya menemukan ada sebanyak 225 caleg yang laporan LPSDK-nya pada 2 Januari 2019 tertulis nol rupiah. 
     
Akan tetapi, setelah dilakukan pengawasan di lapangan ditemukan 10 caleg dari enam partai politik yang kedapatan memasang alat peraga kampanye. 
     
Bawaslu Kabupaten Kudus sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap enam parpol tersebut untuk dimintai klarifikasinya.
     
Caleg yang menyampaikan LPSDK tidak sesuai terancam mendapatkan sanksi administrasi berupa tidak dilantik ketika terpilih.
Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar