KONI segera cairkan Rp6 miliar tali asih peraih medali

id koni kudus,siapkan tali asih,untuk atlet berprestasi,rp6 miliar

KONI segera cairkan Rp6 miliar tali asih peraih medali

Ketua KONI Kudus Antoni Alfin (dua dari kiri) saat jumpa pres, Jumat (11/1). (Foto: Akhmad Nazaruddin Lathif)

akan ditransfer ke rekening tabungan masing-masing atlet dan tidak dipotong pajak karena akan ditanggung KONI
Kudus (Antaranews Jateng) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus segera mencairkan dana tali asih Rp6 miliar untuk atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi Jateng di Surakarta.
 
"Anggaran sebesar Rp6 miliar bersumber dari APBD Kudus 2019," kata Ketua KONI Kudus Antoni Alfin di Kudus, Jumat.
 
Besarnya tali asih untuk masing-masing atlet, kata dia, disesuikan dengan medali yang diperoleh. Misal, peraih medali emas bakal mendapatkan Rp50 juta, sedangkan peraih perak dan perunggu nilai tali asihnya disesuaikan karena prioritas memang untuk peraih medali emas.
 
Ia mencatat 69 atlet peraih medali emas, ditambah satu medali emas dari atlet difabel sehingga 70 medali emas.
 
Untuk cabang olahraga beregu yang meraih medali emas juga akan mendapatkan tali asih dengan nilai berbeda.
 
"Contoh, cabang olahraga basket dengan jumlah atlet yang mencapai belasan orang bisa mendapatkan tali asih sebesar Rp120 juta," ujarnya.
 
Untuk pelatih dan ofisial tetap akan mendapatkan tali asih, namun jumlahnya disesuaikan dengan ketersediaan anggara. Rencananya pencairan tali asih pada  19 Januari 2019.
 
"Tali asih akan ditransfer ke rekening tabungan masing-masing atlet dan tidak dipotong pajak karena akan ditanggung KONI," ujarnya.
 
Ia berharap, prestasi olahraga di Kabupaten Kudus meningkat menjadi lebih baik dengan mengoptimalkan pengembangan atlet lokal.
 
Selain berupaya memanfaatkan atlet lokal, KONI Kudus dengan kepengurusan yang baru juga akan mengevaluasi keberadaan 34 cabang olahraga apakah masih perlu dipertahankan atau justru akan ada penambahan cabang baru.
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar