Pascaricuh, sejumlah penghuni Rutan Surakarta dipindah

id Rutan surakarta

Pascaricuh, sejumlah penghuni Rutan Surakarta dipindah

Polisi dan TNI saat melakukan pengamanan kelompok massa yang mendatangi di depan Rutan Kelas 1 A Surakarta, Kamis. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Semarang (Antaranews Jateng) - Sejumlah penghuni Rumah Tahanan Klas 1A Surakarta, Jawa Tengah, yang diduga terlibat dalam kericuhan di tempat tersebut, pada Kamis, dipindahkan dan dititipkan sementara ke Polres Sragen dan Polda Jawa Tengah.
       
"Ada enam tahanan yang dipindah ke polda, ada juga yang ke Sragen," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Wilayah Jawa Tengah Heni Yuwono ketika dihubungi di Semarang.

Menurut dia, situasi di Rutan Surakarta sudah kondusif.
       
Ia menjelaskan petugas rutan yang didukung personel gabungan TNI dan Polri sudah dapat mengamankan situasi.

Sejumlah orang yang terlibat dalam kericuhan tersebut masih berstatus sebagai tahanan, kata dia, karena proses hukumnya masih berjalan.

Sementara lamanya pemindahan para penghuni tersebut, menurut dia, melihat situasi di tempat tersebut kondusif.

Adapun kericuhan itu sendiri, lanjut dia, bermula dari kesalahpahaman antara beberapa penghuni rutan dengan pembesuk yang datang.
       
Dari informasi yang diperoleh sempat terjadi aksi saling lempar batu antara kelompok tahanan dan pembesuk tersebut.

"Sudah kondusif, kelompok yang sempat menggelak aksi di depan rutan juga sudah membubarkan diri," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar