Cilongok Banyumas disiapkan jadi desa mandiri lestari

id yayasan damandiri, subiakto tjakrawerdaya

Cilongok Banyumas disiapkan jadi desa mandiri lestari

Ketua Yayasan Damandiri Subiakto Tjakrawerdaya (kanan) saat mengunjungi rumah salah seorang warga miskin yang membuka usaha reparasi televisi di Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kamis (10/1/2019). (Foto: Sumarwoto)

Banyumas (Antaranews Jateng) - Yayasan Damandiri menyiapkan Desa Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk dijadikan sebagai desa mandiri lestari, kata Ketua Yayasan Damandiri Subiakto Tjakrawerdaya.

"Kami ingin 15 (desa mandiri lestari) dulu tapi jadi model, menjadi desa cerdas teknologi. Saat ini sudah ada 11 desa, tahun ini empat desa, sehingga akan ada 15 desa," katanya saat mengunjungi Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Kamis.

Dengan menjadi desa mandiri lestari, kata dia, semua warganya diharapkan bisa cerdas serta menguasai teknologi dan digitalisasi sehingga anggota koperasinya makmur dan tidak ada warga yang miskin.

Lebih lanjut, Subiakto mengatakan Yayasan Damandiri yang didirikan oleh Presiden Ke-2 RI Soeharto tetap punya komitmen untuk membantu masyarakat terutama warga yang masih miskin.

Menurut dia, bantuan yang diberikan kepada warga miskin tidak hanya berupa perbaikan terhadap rumahnya yang masuk kategori tidak layak huni juga pinjaman modal usaha dan sebagainya.

"Rumah hanya salah satu (bantuan) saja. Jadi intinya bagaimana keluarga-keluarga (miskin) ini bisa lebih sejahtera dan mandiri, itu yang saya tekankan," kata mantan Menteri Koperasi itu.

Ia mengatakan warga miskin agar bisa mandiri harus mempunyai pekerjaan atau keahlian, misalnya membuat mainan anak-anak.

Jika butuh modal, kata dia, pihaknya akan bantu dengan memberikan pinjaman modal tanpa persyaratan yang merepotkan dan disalurkan melalui koperasi.

"Semua warga desa sini harus menjadi anggota koperasi untuk menunjukkan empatinya kepada masyarakat," katanya.

Terkait dengan koperasi yang akan menyalurkan pinjaman modal usaha tersebut, dia mengatakan hal itu bisa melibatkan koperasi yang telah ada di Desa Cilongok atau membentuk koperasi baru.
     
Sementara itu, Kepala Desa Cilongok Fatah Hidayat mengatakan pihaknya siap mendukung rencana Yayasan Damandiri membentuk desa mandiri untuk menggugah warga miskin di Cilongok agar mandiri dan sejahtera.

"Kami sudah punya tenaga-tenaga yang melek teknologi informatika, ada perangkat muda yang sudah mulai pelatihan," katanya.

Menurut dia, pihaknya harus kerja keras untuk mewujudkan desa mandiri lestari karena di Kabupaten Banyumas hanya satu, yakni Cilongok.

Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) "Rukun Tani" Danang Setianto mengatakan selain KUD "Rukun Tani", saat ini sudah lima koperasi lain yang berkembang di Cilongok.

"Pada prinsipnya, kami 'welcome', 'monggo' (silakan, red.), mau menunjuk koperasi mana (yang akan menyalurkan pinjaman modal usaha dari Yayasan Damandiri) ataukah membentuk koperasi baru. Mudah-mudahan bisa berjalan," katanya.

Kendati demikian, dia mengharapkan adanya kejelasan apakah modal usaha yang akan disalurkan tersebut bersifat hibah ataukah merupakan dana bergulir. 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar