Volume penumpang KAI Purwokerto naik 5,8 persen saat libur Natal

id daop purwokerto,lampaui target penumpang

Volume penumpang KAI Purwokerto naik 5,8 persen saat libur Natal

Calon penumpang hendak naik KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir yang berhenti di Stasiun Purwokerto. (Foto: Sumarwoto)

Purwokerto (Antaranews Jateng) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto berhasil melampaui target volume penumpang yang telah ditetapkan selama angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto.
     
"Pada masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang dilaksanakan mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019, volume penumpang kereta api yang diberangkatkan dari sejumlah stasiun di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto mencapai 274.739 orang," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin.

Menurut dia, volume penumpang tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 5,8 persen (15.180 orang, red.) dari target ditetapkan PT KAI Daop 5 Purwokerto pada masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 sebanyak 259.559 orang. 

Bahkan jika dibandingkan dengan volume penumpang yang diberangkatkan pada masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, kata dia, terjadi peningkatan sebesar 8,7 persen (22.023 orang, red.) karena pada periode tersebut hanya memberangkatkan sebanyak 252.716 orang.

"Hal ini menunjukkan bahwa kereta api makin diminati oleh masyarakat meskipun saat sekarang banyak pilihan moda transportasi darat," katanya.

Terkait dengan hal itu, Supriyanto mengatakan PT KAI (Persero) akan terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi penumpang dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

Menurut dia, berbagai inovasi juga telah dikembangkan PT KAI (Persero), salah satunya aplikasi "KAI Access" yang memudahkan calon penumpang dalam memesan tiket tanpa perlu mencetak "boarding pass".
   
"Meskipun demikian, kami mengimbau calon penumpang untuk mengecek kembali jadwal perjalanan kereta api yang tercantum pada tiket agar jangan sampai salah tanggal dan jam keberangkatan," katanya. 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar