Napi Rutan Jepara melarikan diri dengan potong teralis

id Sel penjara, jepara

Napi Rutan Jepara melarikan diri dengan potong teralis

Ilustrasi. Sejumlah personel Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, menggeledah salah satu sel penghuni di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus guna memastikan ada tidaknya peredaran narkoba serta senjata tajam maupun telepon genggam di dalam penjara tersebut, Senin (16/4) malam. (Foto: Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarang (Antaranews Jateng) - Seorang narapidana Rumah Tahanan Klas II Jepara dilaporkan melarikan diri dengan cara memotong teralis besi kamar mandi di tempat tersebut.
 
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jawa Tengah, Heni Yuwono, di Semarang, Minggu, membenarkan percobaan melarikan diri dua napi pada Sabtu (8/12) dini hari.
 
"Kami sudah perintahkan kepala rutan untuk segera berkoordinasi dengan polres dan melakukan pencarian," katanya.
 
Dua napi, masing-masing  Muhammad Syukur dan Ahmad Syaifudin tersebut berusaha kabur dengan memotong besi teralis kamar mandi.

Namun, Syaifidin dapat ditangkap kembali ketika masih bersembunyi di sekitar kompleks rutan tersebut.
 
Sementara Syukur yang merupakan napi kasus penggelapan berhasil lolos dan masih dalam pengejaran.
 
Yeni sudah memerintahkan penyelidikian tentang dari mana kedua napi tersebut mempeoleh alat potong.
 
"Sudah diperintahkan untuk mencari akar masalahnya, apakah ada kemungkinan unsur kelalaian," katanya.
 
Seluruh lapas dan rutan di seluruh Jawa Tengah, Lanjut diq, juga sudah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang.
 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar