Persijap belajar pengelolaan sepak bola di Madrid

id sepak bola,persijap belajar,pengelolaan sepak bola, di madrid

Persijap belajar pengelolaan sepak bola di Madrid

JEPARA - Presiden Klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari saat di Madrid, Spanyol. (FOTO: Dok. Persijap)

Jepara (Antaranews Jateng) - Presiden Klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari mendapat kesempatan menimba ilmu tentang pengelolaan sepak bola secara profesional di Madrid, Spanyol yang bisa dijadikan bekal untuk mengelola tim Persijap menjadi klub sepak bola modern dan profesional.

Menurut Presiden Klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari di Jepara, Kamis, ia mengunjungi Berlin, Jerman pada tanggal 2 Desember 2018, sedangkan di Madrid, Spanyol pada tanggal 3 Desember 2018.

Ia mengatakan kunjungannya ke Berlin mengusung nama UNI Papua sebagai wakil presiden organisasi tersebut serta sebagai Presiden Persijap.

Dalam pertemuan tersebut, kata dia, membahas tentang sepak bola sosial dan pengembangan sepak bola wanita.

Acara tersebut, digagas street football network bersama 120 lembaga swadaya masyarakat di seluruh dunia.

Sementara di Madrid, Spanyol acara di La Liga membahas tentang sepak bola wanita dan tata kelola sepak bola beserta liganya.

"Kami diterima langsung Virginia Herrero staf Women Football Department La Liga," ujarnya.

Virginia Herrero, kata dia, membahas tentang bagaimana liga sepak bola wanita dikembangkan sejak tiga tahun yang lalu, dioperasikan, dan mendapatkan sponsor besar.

Selain itu, lanjut dia, membahas pula tentang upaya La Liga mencapai target pasar mereka dengan begitu banyak yang ditawarkan.

"Iklan DBR (digital board replacement) mereka benar-benar jenius dan berharap di Indonesia bisa mengikuti jejak mereka,"ujarnya.

Esti Puji Lestari mengatakan dalam pertemuan sepak bola sosial di Berlin dalam rangka gerakan common goals untuk memperbaiki kehidupan sosial generasi muda melalui sepak bola.

Sementara di Madrid, kata dia, dirinya mendapatkan banyak ilmu tentang industri sepak bola baik sepak bola laki-laki maupun perempuan.

"Mereka juga menerima dengan tangan terbuka dan sangat transparan," ujarnya.

Dengan berbekal ilmu pengelolaan sepak bola, dia bertekad tidak hanya memfokuskan pengelolaan untuk tim Persijap senior, melainkan tim Persijap junior maupun perempuan juga tetap menjadi fokus pengelolaan.

"Semuanya akan kami kelola dengan baik secara berdampingan," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar