Pemerintah luncurkan KUR khusus peternakan rakyat

id KUR

Pemerintah luncurkan KUR khusus peternakan rakyat

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendampingi Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution saat melihat salah satu gerai pada peluncuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk peternakan rakyat di Kabupaten Wonogiri. (Foto: Dok. Humas Pemprov Jateng)

Wonogiri (Antaranews Jateng) - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution meluncurkan Kredit Usaha Rakyat atau KUR khusus untuk peternakan rakyat di Desa Kebonagung, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis.

Menurut Darmin, peluncuran KUR khusus peternakan rakyat oleh Kemenko Perekonomian dan badan usaha milik negara itu akan menjadi contoh nasional di Indonesia.

"Dengan adanya penyaluran KUR khusus peternakan rakyat ini, penyaluran KUR di Indonesia akan makin meningkat tiap tahunnya, sebab selama ini bidang tersebut belum dilayani oleh perbankkan," katanya.

Darmin menyebutkan penyaluran KUR pada periode Januari-Oktober 2018 mencapai Rp113 triliun sehingga diharapkan dengan adanya KUR khusus peternakan rakyat ini, maka jumlahnya meningkat.

"Saya yakin penyaluran KUR kita akan semakin meningkat dan tahun depan saya prediksikan bisa mencapai Rp140 triliun," ujarnya.

Kemenko Perekonomian akan terus mendorong sektor pertanian, peternakan, dan industri kecil agar dapat terus berproduksi.

Terkait dengan hal itu, Darmin secara khusus meminta semua bank penyalur KUR untuk mempermudah penyaluran kepada masyarakat.

"Jangan mencari-cari alasan agar masyarakat gagal mendapatkan KUR, harus dibantu," katanya.

Jateng 20,4 triliun
Dalam kesempatan tersebut Darmin berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah mendorong penyaluran KUR dengan sangat baik, bahkan penyaluran KUR di Jateng  tertinggi secara nasional.

"Dari total Rp113 triliun KUR nasional tahun ini, Jateng dapat menyalurkan Rp20,4 triliun atau 17,5 persen," ujarnya.

Peluncuran KUR khusus peternakan rakyat  itu dihadiri antara lain, Deputi Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wakil Bupati Wonogiri Edi Santosa.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebutkan Jateng memiliki beberapa titik sektor peternakan yang sudah siap karena dibentuk dan berjalan cukup lama.

"Dulu bantuan 20 ekor sapi sekarang sudah jadi 90-an sapi, ini bukti bahwa usaha peternakan rakyat yang kami bina berjalan baik," katanya.

Selain pemberian KUR, Pemprov Jateng sudah bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk dari Australia terkait dengan bagaimana cara beternak yang baik, cara manajemen dan pakan yang baik, serta cara memasarkan.

"Artinya, setelah akses permodalan beres dengan KUR ini, dengan kerja sama pihak luar negeri ini maka bisnis peternakan Jateng akan semakin baik," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar