Pelatih: Persita petik kerugian akibat suporternya ricuh

id sejumlah penonton

Pelatih: Persita petik kerugian akibat suporternya ricuh

Sejumlah penonton dari keompok suporter Persita Tangerang memasuki lapangan ketika di tengah laga perebutan tempat ketiga Liga 2 Indonesia, Persita versus Kalteng Putra, yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Selasa (4/12). (Michael Siahaan)

Cibinong (Antaranews Jateng) - Pelatih klub sepak bola Persita Tangerang Wiganda Saputra mengatakan, kericuhan yang yang disebabkan masuknya suporter Persita ke lapangan saat laga kontra Kalteng Putra di perebutan tempat ketiga Liga 2 Indonesia, Selasa, merugikan timnya.

Menurut Wiganda, kejadian tersebut menghambat upaya timnya untuk membalas gol ke gawang Kalteng Putra.

"Saya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena itu kerugian bagi kami," ujar Wiganda usai pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.

Pertandingan Persita versus Kalteng Putra, yang pada akhirnya tuntas dengan skor 2-0 untuk kemenangan Kalteng, sempat dihentikan sekitar 15 menit sejak menit ke-58 babak kedua karena suporter Persita masuk ke lapangan.

Baca juga: Laga Persita versus Kalteng berhenti karena ulah suporter

Puluhan suporter tampak mengejar para pemain Kalteng Putra yang langsung menyelamatkan diri ke dalam stadion.

Wiganda menyebut, situasi tersebut terjadi karena para suporter setia Persita, La Viola, sangat ingin melihat tim kesayangannya menang atas Kalteng Putra dan promosi ke Liga 1.

"Namun beberapa dari mereka tampaknya tidak bisa membendung emosinya. Tindakan mereka jadi susah diredam," tutur dia.

Sementara pelatih Kalteng Putra Kas Hartadi menegaskan mental pemainnya tidak terpengaruh dengan insiden tersebut.

Hal itu terbukti dengan kembalinya mereka ke atas lapangan dan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.

"Kami harus bermain kembali. Saya tekankan kepada pemain bahwa ini semua soal mental. Kami harus berani menghadapi apapun," tutur Hartadi.

Kalteng Putra berhasil promosi ke Liga 1 Indonesia usai menaklukkan Persita Tangerang dalam perebutan tempat ketiga Liga 2 musim 2018 dengan skor 2-0 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Selasa.

Gol-gol dari Dendi Agustan Maulana (12') dan I Made Wirahadi (19') membuat Kalteng Putra berhak mendampingi dua tim terbaik Liga 2 PSS Sleman dan Semen Padang untuk tampil di Liga 1 musim 2019.

Baca juga: Pelatih Persita bertanggung jawab soal kekalahan dari Kalteng

Baca juga: Kalteng Putra promosi ke Liga 1 Indonesia

 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar