Mourinho tuduh empat pemain MU "miskin karakter"

id Jose Mourinho,pelatih mu

Mourinho tuduh empat pemain MU "miskin karakter"

Ekspresi pelatih Manchester United, Jose Mourinho, dalam laga lanjutan Liga Inggris melawan Newcastle United di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (6/10/2018) setempat. (twitter.com/premierleague)

Manchester (Antaranews Jateng) - Jose Mourinho melontarkan tuduhan bahwa empat pemain Manchester United (MU) mengalami "miskin karakter" meski mereka memiliki talenta berlimpah.

Skuad berjuluk The Red Devils itu kini sedang mengalami prahara selama melakoni musim ini. Mereka tertinggal 12 poin dari Manchester City.

Manchester United hanya meraih enam kemenangan dari 12 laga. Kini mereka tertinggal dari Manchester City yang memimpin klasemen Liga Inggris.

Mourinho kemudian menuding bahwa para pemain seperti Luke Shaw, Anthony Martial, Jesse Lingard, dan Marcus Rashford mengalami "miskin karakter" alias tidak tampil sebagai pribadi yang dewasa layaknya pemain sepak bola profesional.

Ia berkata kepada Univision, "Mereka kurang matang (sebagai pribadi). Yang saya maksud dengan kedewasaan di sini, yakni kedewasaan sebagai pribadi."

"Sebagai pribadi yang dewasa, kami lebih bersiap untuk melakoni hidup dalam segala situasi apa pun."

"Mereka tampil sebagai sosok anak-anak yang rentan, padahal penampilan anak-anak sekarang sungguh berbeda dengan lingkungan yang relatif mudah. Di sini saya bicara mengeni orang-orang yang berada di sekitar para pemain."

"Orang-orang itu memberi mereka terlalu banyak perhatian dan banyak pemaafan. Pribadi yang dewasa sekarang ini tumbuh dan berkembang dengan lambat."

"Luke Shaw, ia pemain dengan potensi yang besar, tetapi tidak tahu bagaimana harus semestinya bersikap. Benar, bahwa ia pemain potensial."

"Kami di sini bicara mengenai Luke Shaw, Martial, Lingard, Rashford. Mereka pemain muda, punya potensi besar, hanya saja karakter mereka bisa dibilang pas-pasan," katanya pula sebagaimana dikutip dari laman The Mirror. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar