Antisipasi banjir, pemprov siapkan pompa penyedot air

id embung

Antisipasi banjir, pemprov siapkan pompa penyedot air

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah Lukito. (Foto: Wisnu Adhi)

tingkat longsornya kami tidak bisa prediksi, kalau banjir bandang sepertinya masih kecil kemungkinan, mungkin antisipasi tanggul jebol, di Sungai Pemali Juwana, dan di Bengawan Solo tentunya
Semarang (Antaranews Jateng) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan puluhan mesin pompa penyedot air untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam berupa banjir pada musim hujan mendatang.
 
"Kami akan mengerahkan pompa-pompa penyedot air milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) karena intensitas hujan akan mulai meningkat pada akhir tahun mendatang," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah Lukito di Semarang, Jumat.
 
Saat ini terdapat enam unit mesin pompa penyedot air di BBWS di Jateng, sedangkan di tiap balai terdapat puluhan unit pompa yang akan diaktifkan untuk mengantisipasi bencana banjir.
 
"Masing-masing terdapat 20-30 pompa per balai besar wilayah sungai dengan kekuatan pompa yang cukup besar," ujarnya.
 
Pemprov juga akan mengoperasikan semua mesin pompa penyedot air yang bersifat bergerak yang terdapat di setiap Dinas Pekerjaan Umum tingkat kabupaten/kota se-Jateng.
  
"Pompa 'mobile' itu disiagakan untuk mendukung pembuangan air banjir yang menggenangi jalan-jalan raya sehingga tidak mengganggu kelancaran lalu lintas," katanya.
 
Sebagai upaya lain untuk mengantisipasi banjir, Pemprov Jateng melakukan penguatan dan perbaikan tanggul di sepanjang jalan pantura yang saat ini sebagian sudah selesai, serta dipastikan siap menghadapi musim hujan.
 
"Intinya kami siap siaga menghadapi musim hujan dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan," ujarnya.
 
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Sarwa Pramana menyebutkan jika pihaknya sudah memetakan wilayah rawan bencana di Jateng yakni diantaranya Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, Karanganyar, Kebumen, Cilacap, Pekalongan, Brebes, dan Pemalang.

"Namun tingkat longsornya kami tidak bisa prediksi, kalau banjir bandang sepertinya masih kecil kemungkinan, mungkin antisipasi tanggul jebol, di Sungai Pemali Juwana, dan di Bengawan Solo tentunya," katanya.
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar