Ganjar pasarkan sarung Goyor ke Timur Tengah

id sarung goyor

Ganjar pasarkan sarung Goyor ke Timur Tengah

Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan pembuatan sarung Goyor di Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/Asf/MES/15.)

Dengan 'event' yang penting ini, maka para pelaku UMKM unggulan kita dapat memperluas jaringan pasarnya di dunia internasiona
Semarang (Antaranews Jateng) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berencana memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah  (UMKM) berupa sarung Goyor ke kawasan Timur Tengah.
 
"Ajang Indonesia Expo yang berlangsung 28 November-4 Desember 2018 di Jeddah, Arab Saudi, merupakan momentum yang sangat tepat untuk memasarkan produk-produk UMKM unggulan Jateng," kata Gubernur Ganjar di Semarang, Rabu.
 
Selain sarung Goyor, ia mengaku akan membawa berbagai produk unggulan lainnya yang diminati masyarakat di kawasan Timur Tengah, seperti aneka kerajinan bambu, briket, dan minuman herbal.
 
"Ternyata mereka warga Timur Tengah itu pengguna sarung kita, khususnya sarung Goyor, maka nanti akan saya pasarkan di samping produk unggulan lainnya. Mereka juga ternyata suka teh kita, kopi, jahe, dan aneka minuman herbal dari Jateng, makanya itu semua akan saya jual di sana," ujarnya.
 
Selain itu, Ganjar juga akan menjual paket-paket pariwisata unggulan di Provinsi Jateng karena banyak orang Timur Tengah yang senang berwisata ke Indonesia.
 
Hal tersebut disampaikan Ganjar saat beraudiensi dengan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.
 
Dalam kesempatan tersebut, politikus PDI Perjuangan itu, juga akan mengajak sejumlah pelaku UMKM asal Jateng yang memiliki produk unggulan untuk ikut serta dalam pameran berskala internasional mendatang.
 
"Dengan 'event' yang penting ini, maka para pelaku UMKM unggulan kita dapat memperluas jaringan pasarnya di dunia internasional," katanya.
 
Selain membuka peluang pangsa pasar, lanjut Ganjar, pameran di Jeddah mendatang juga penting bagi pelaku UMKM Jateng untuk mengetahui yang menjadi incaran pasar.
 
"Jadi kalau mau menjual barang sesuai dengan yang diinginkan konsumen, percuma barang bagus, namun tidak diminati. Nah untuk mengetahui itu, 'event' semacam ini sangat penting bagi mereka menggali informasi sebanyak-banyaknya," ujarnya.
 
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo menambahkan ajang Indonesia Expo 2018 di Jeddah menjadi kegiatan rutin dari Kementerian Perindustrian.
 
"Kegiatan tersebut merupakan momentum daerah-derah di Indonesia untuk memasarkan produk unggulannya dan kali ini Nawa Tengah yang diberikan kesempatan itu," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar