BMKG: Tiga kecamatan di Wonogiri tanpa hujan berbulan-bulan

id Bmkg

BMKG: Tiga kecamatan di Wonogiri tanpa hujan berbulan-bulan

Warga memeriksa selang air irigasi sawah saat menyusutnya debit air Waduk Gajah Mungkur karena kemarau panjang di Wuryantoro, Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (19/10/2018). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan 68 persen wilayah Indonesia akan terlambat mengawali musim hujann, yakni awal musim hujan di 342 Zona Musim (ZOM) sebanyak 43 pada November 2018, sementara 22.8 persen pada bulan Oktober di 78 ZOM dan selebihnya pada bulan Desember 2018. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/tom.

Semarang (Antaranews Jateng) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat tiga wilayah di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sudah lebih dari 6 bulan tidak turun hujan.
 
"Ada tiga daerah terlama yang tidak turun hujan," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Iis Widya Satmoko, di Semarang, Senin.
 
 Ketiga daerah tersebuy masing-masing Kecamatan Jatiroto yang sudah 189 hari tidak diguyur hujan, Kecamatan Giritontro aelama 191 hari dan Kecamatan Baturetno selama 195 hari.
 
Secara umum, lanjut dia, Jawa Tengah belum memasuki musim hujan.
 
Menurut dia, rata-rata curah hujan di wilayah Jawa Tengah masih kurang dari 50 mm.
 
"Kecuali wilayah Pegunungan Dieng yang curah hujannya sudah masuk dalam kategori menengah hingga tinggi," katanya.
 
Ia meminta masyarakat mewaspadai cuaca ektrim saat peralihan ke musim hujan ini.

 Tanda-tanda cyaca ekstrim saat peralihan musim, kata dia, seperti terjadinya hujan deras disertai petir awrta angin langkisau.
 
Meski sudah akan masuk musim hujan, ia meminta bencana kekeringan serta kebakaran harus tetap diwaspadai.
 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar