Berkontribusi terhadap PAD, BUMD Jateng didorong optimalkan penggunaan aset

id bumd

Berkontribusi terhadap PAD, BUMD Jateng didorong optimalkan penggunaan aset

BUMD (ist)

Semarang (Antaranews Jateng) - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Tengah didorong mengoptimalkan penggunaan aset yang dimiliki agar memberikan nilai tambah terhadap pendapatan asli daerah.

"Kondisi perekonomian seperti saat ini dapat berimbas pada usaha, oleh karena itu BUMD didorong mengoptimalkan penggunaan aset, terutama aset tanah," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Jumat.

Selain itu, peningkatan sinergi antara BUMD dengan berbagai pihak mutlak dilakukan, termasuk dengan pihak swasta, dengan disertai peningkatan upaya kreatif dan inovatif sehingga usaha yang dijalankan terus berkembang dan bertahan.

BUMD juga diminta menerapkan "good corporate governance" sebagai upaya mengantisipasi berbagai praktik tindak pidana korupsi.

"Saya minta teman-teman BUMD bisa mengikuti perkembangan bisnis dunia saat ini," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng menyarankan ada penggabungan BUMD sebagai upaya meningkatkan kinerja sekaligus menambah pendapatan asli daerah.

"`Holding company` BUMD bisa semakin meningkatkan kinerja sehingga menghasilkan produktivitas sekaligus mampu memberikan PAD," kata Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi.

Menurut dia, penggabungan tersebut merupakan langkah tepat untuk meningkatkan kinerja BUMD dan diharapkan bisa semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk kesejahteraan warga.

"Penggabungan BUMD itu juga untuk mengayomi semua BUMD yang ada, jadi tidak ada yang merasa BUMD kecil atau besar karena semua sama," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar