Warga Desa Datar Banyumas rintis wisata edukatif

id agrowisata edukatif

Warga Desa Datar Banyumas rintis wisata edukatif

Sekretaris Desa Datar Januar Ahmad saat mengecek pembangunan embung di Desa Datar, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Jumat (19-10-2018), yang akan dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif berbasis agrowisata. (Foto: Sumarwoto)

Banyumas (Antaranews Jateng) - Warga Desa Datar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, merintis destinasi wisata edukatif berbasis agrowisata dengan memanfaatkan potensi pertanian yang ada di wilayah itu, kata Sekretaris Desa Datar Januar Ahmad.

"Berdasarkan hasil Musrenbangdes (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa) Datar, pengembangan wisata edukatif berbasis agrowisata ini akan dilaksanakan mulai tahun 2019," katanya di Desa Datar, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Jumat.

Menurut dia, destinasi wisata tersebut akan berlokasi di sekitar embung kecil yang saat sekarang masih dalam proses pembangunan dan diharapkan selesai pada akhir bulan November 2018.

Ia mengatakan embung yang pembangunannya didanai oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa) itu nantinya akan menjadi bagian dari destinasi wisata edukatif berbasis agrowisata.

"Kami nantinya akan menebar ikan ke dalam embung ini. Sementara untuk agrowisatanya, kami akan memanfaatkan tanah kas desa di sekitar embung. Kami juga akan membuat jalan tembus untuk memudahkan wisatawan datang ke lokasi," jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Juned itu mengatakan pada tanah kas desa tersebut akan ditanami berbagai tanaman buah dan hortikultura sehingga wisatawan bisa menikmati wisata petik buah atau sayuran.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan menyiapkan satu petak sawah kas desa sebagai media bagi wisatawan yang ingin belajar menanam padi.

"Tidak jauh dari embung juga terdapat 'hotel' sapi, yakni tempat penitipan sapi. Nantinya wisatawan bisa mempelajari seluk beluk peternakan karena kami berencana melengkapinya dengan sapi perah maupun kambing," katanya.

Dengan demikian, kata dia, wisatawan yang datang ke Desa Datar tidak sekadar menikmati keindahan alam karena mereka juga dapat belajar pertanian dan peternakan.

Terkait dengan pengelolaan agrowisata tersebut, dia mengatakan hal itu akan ditangani oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Datar Makmur.

"Kami akan segera kembangkan destinasi wisata edukatif berbasis agrowisata ini setelah pembangunan embung selesai," katanya. 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar