Disdag jajaki lokasi Kios TPID

id Kios tpid

Disdag jajaki lokasi Kios TPID

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagiyo saat pelaksanaan operasi pasar beberapa waktu. (Foto: Aris Wasita)

ketika ada gejolak harga komoditas tertentu bisa langsung distabilkan melalui stok yang ada di Kios TPID
Solo (Antaranews Jateng) - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta tengah menjajaki sejumlah lokasi untuk tempat berdiri Kios Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar mudah terjangkau masyarakat.
     
"Saat ini kami masih mencari lokasi yang ideal di beberapa pasar tradisional di Kota Solo," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagiyo di Solo, Senin.
     
Rencananya, Kios TPID akan didirikan di 20 titik yang menjadi prioritas, di antaranya Pasar Nusukan, Pasar Legi, Pasar Gede, Pasar Jongke, dan Pasar Harjodaksino. 
     
"Tahap awal di 20 titik, kalau ke depan rencananya bisa 44 titik, sesuai dengan jumlah pasar tradisional di Kota Solo, namun kami lakukan secara bertahap," katanya.
     
Terkait dengan berdirinya kios tersebut, pihaknya berharap keberadaannya dapat menjaga stabilitas inflasi dan harga di pasaran. 
     
"Target kami 20 kios ini bisa mulai beroperasi bulan depan. Kios ini nantinya akan menjual sejumlah kebutuhan pokok yang memberikan kontribusi besar terhadap angka inflasi," katanya.

Sekretaris TPID Surakarta M. Taufik Amrozy mengatakan nantinya kios tersebut juga dapat digunakan untuk menyimpan sementara stok pasokan barang.
     
"Dengan demikian, ketika ada gejolak harga komoditas tertentu bisa langsung distabilkan melalui stok yang ada di Kios TPID," katanya.
     
Ia juga menilai keberadaan kios tersebut memudahkan TPID saat melakukan operasi pasar. 
     
"Teknisnya tidak perlu lagi sampai mendirikan tenda, jadi lebih efektif," katanya.
     
Kios TPID tersebut mengikuti kesuksesan Jakarta dan Yogyakarta yang sebelumnya telah melakukan langkah serupa.

 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar