Petani Banyumas siap percepat masa tanam padi

id percepatan tanam

Petani Banyumas siap percepat masa tanam padi

Sejumlah petani mengoperasikan traktor roda dua dalam rangka gerakan pengolahan lahan sawah secara serentak untuk mendukung program percepatan masa tanam di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jumat (12-10-2018). (Foto: Sumarwoto)

Banyumas (Antaranews Jateng) - Petani di Desa Tinggarjaya, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, siap melaksanakan kegiatan percepatan masa tanam padi, kata Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) "Sri Jaya" Sartam.

"Dengan adanya percepatan tanam ini, kami sebagai Ketua Gapoktan membantu masyarakat untuk peningkatan hasil petani," katanya di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jumat.

Sartam mengatakan hal itu di sela kegiatan pengolahan lahan sawah serentak dalam rangka percepatan tanam padi yang dihadiri Penanggung Jawab Upaya Khusus Kementerian Pertanian (Kementan) Wilayah Banyumas dan Banjarnegara Apri Handono.

Ia mengakui jika petani sebenarnya telah merencanakan masa persemaian dilakukan pada tanggal 5 Oktober namun karena adanya perbaikan saluran irigasi, kegiatan tersebut berlangsung mundur.

"Hari ini (12/10) kebetulan air sudah mengalir. Kami sudah empat hari turun menggunakan traktor roda empat untuk mengolah lahan yang masih kering dan sekarang dilanjutkan dengan traktor roda dua. Traktor roda empat juga akan tetap digunakan," katanya.

Terkait dengan varieatas padi yang akan ditanam, dia mengatakan petani di Desa Tinggarjaya lebih dominan pada varietas Mekongga dan Ciherang meskipun ada yang akan menanam Inpari 33 bantuan dari pemerintah, M5, serta Legowo.

Petani lainnya, Ahmad Jamjuri mengaku sangat bersyukur dengan adanya fasilitasi dari pemerintah melalui Kementan dalam rangka percepatan masa tanam.

"Hal ini sangat membantu petani karena dengan adanya percepatan tanam, panen bisa lebih cepat, dan harga gabahnya masih tinggi. Sebelumnya, kami tanam padi pada bulan November, namun sekarang sudah mulai tanam pada bulan Oktober," kata Ketua Kelompok Tani "Mekar Jaya" itu.

Selain adanya percepatan tanam, kata dia, lahan sawah seluas 50 hektare yang digarap Kelompok Tani "Mekar Jaya" mendapat bantuan dari pemerintah berupa demonstrasi area padi sehat.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah khususnya Kementerian Pertanian yang telah banyak memberikan bantuan kepada petani," katanya. 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar