Di Pekalongan, delapan mobil terbakar di siang bolong

id mobil terbakar, pekalongan

Di Pekalongan, delapan mobil terbakar di siang bolong

Petugas pemadam kebakaran Kota Pekalongan bersama warga membantu memadamkan kobaran api yang membakar delapan mobil dan sepeda motor di garasi Toko Bataik BL Pekalongan, Senin (8/10). (Foto: Kutnadi)

Pekalongan (Antaranews Jateng) - Sebanyak delapan mobil dan empat sepeda motor hangus akibat terbakar di tempat penitipan kendaraan Toko Batik BL di Jalan KH. Mansyur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin, pukul 11.30 WIB.

Terbakarnya sejumlah kendaraan bermotor tersebut mengejutkan warga, namun dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Saksi mata Yusuf (33) mengatakan terbakarnya garasi di Toko Batik BL ini  mulai terlihat sekitar pukul 11.30 WIB. Kobaran api diduga berasal dari posisi samping truk yang sedang diparkir di tempat penitipan kendaraan.

"Saya melihat kobaran api berasal di sebelah samping truk yang sedang diparkir. Usai melihat kobaran api saya langsung minta bantuan ke warga untuk menghubungi dinas pemadam kebakaran," katanya.

Menurut dia, selama ini garasi Toko Batik BL dijadikan tempat penitipan kendaraan seperti mobil dan truk karena memiliki lokasi yang cukup luas.

"Lokasi tersebut memang dijadikan tempat penitipan kendaraan dan biasanya beberapa kendaraan seperti truk dan mobil pribadi dititipkan di lokasi tersebut," katanya.

Kepala Satuan Bhayangkara Polres Pekalongan Kota AKP Sumarjo mengatakan polisi masih menyelidikan kejadian terbakarnya delapan mobil yang berada di garasi Toko Batik BL tersebut.

"Kami menerima informasi terbakarnya delapan mobil di garasi Toko Batik BL sekitar pukul 11.30 WIB. Di garasi itu ada enam mobil, dua truk dan empat sepeda mobil yang ikut terbakar," katanya.

Ia mengatakan saat ini kobaran api yang membakar delapan mobil dan empat sepeda motor itu sudah dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dan polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kasus itu masih pada tahap penyelidikan dan masih dilakukan oleh TKP dari tim inafis Polres Pekalongan Kota. Penyebab terbakarnya kasus itu belum diketahui karena masih dalam penyelidikan," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar