RSUD siapkan psikolog untuk dampingi caleg stres

id rsud kudus,siapkan psikolog,untuk mendampingi, caleg stres

RSUD siapkan psikolog untuk dampingi caleg stres

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus Abdul Azis Achyar (kanan) melintasi bangsal jiwa di RSUD Kudus, Selasa (2-10-2018). (Foto: Akhmad Nazaruddin Lathif)

     Kudus (Antaranews Jateng) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus menyatakan siap menangani calon anggota legislatif yang mengalami gangguan jiwa atau stress karena gagal pada Pemilu 2019.

     "Kami memiliki dokter psikolog dua orang dan dokter psikiatri dua orang," kata Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Azis Achyar di Kudus, Selasa.

  RSUD Kudus juga memiliki apotek klinis, khusus pasien gangguan jiwa. Bahkan, pihaknya menyediakan bangsal jiwa dengan kapasitas 32 tempat tidur.

     Menurut Abdul Azis Achyar, keberadaan tenaga psikiater dan psikolog juga bermanfaat untuk memberikan pendampingan terhadap pasien yang memang butuh tenaga psikolog maupun psikiater.

 Dengan jumlah caleg sebanyak 420 orang, kata Abdul Azis Achyar, akan banyak caleg yang gagal karena jumlah kursi yang diperebutkan hanya 45 kursi.

     Mayoritas pasien jiwa yang kembali menjalani perawatan di RSUD Kudus karena putus minum obat. Padahal, pasien jiwa harus rutin meminum obat sesuai dengan petunjuk dari dokter jiwa.

     Dalam rangka mengingatkan pasien jiwa tetap rutin meminum obat tanpa putus, RSUD Loekmono Hadi Kudus memunculkan aplikasi Semar Patri (strategi menurunkan angka readmisi pasien psikiatri). 

     Melalui aplikasi tersebut, anggota keluarga yang mendampingi akan mendapatkan pemberitahuan tentang waktu minum obat agar tidak pernah putus.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar