Rian dan Lu Putu Putera Puteri Maritim Indonesia 2018

id Rian dan lu putu,putera putri Maritim

Rian dan Lu Putu Putera Puteri Maritim Indonesia 2018

Malam grand final pemilihan Putera Puteri Maritim Indonesia 2018 yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Jakarta, Senin (1/10). (ANTARA News/Yogi Rachman)

Jakarta (Antaranews Jateng) - Ajang pemilihan Putera Puteri Maritim Indonesia 2018 telah sampai pada babak penentuan, dengan nama Rian Kurniawan asal Sulawesi Selatan dan Lu Putu Inggita Shanty asal Bali dinobatkan menjadi Putera Puteri Maritim Indonesia 2018.

Keduanya berhasil mengungguli 61 finalis lainnya yang berasal dari 29 provinsi di Indonesia dalam malam Grand Final yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Jakarta, Senin malam.

"Perasaannya pasti ini sangat besar sekali amanah yang diberikan kepada saya untuk menghadapi masalah maritim yang ada di Indonesia dan mendukung pemerintah untuk menjadi negara poros maritim dunia," ucap Rian Kurniawan usai dinobatkan menjadi Putera Maritim Indonesia 2018.

Hal serupa juga dirasakan oleh Lu Putu Inggita Shanty yang mengaku tidak menyangka bisa melaju hingga akhirnya bisa menyandang gelar Puteri Maritim Indonesia 2018.

"Tidak menyangka bisa sampai sejauh ini dari tahap seleksi yang cukup berat bersama teman-teman satu angkatan ini. Saya merasa membawa amanah yang besar bagi generasi muda khususnya bagaimana memajukan maritim Indonesia itu sendiri," kata wanita yang biasa dipanggil Inggita tersebut.

Acara malam Grand Final Putera Puteri Maritim Indonesia 2018 juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam sambutannya, Luhut berpesan kepada para finalis Putera Puteri Maritim Indonesia 2018 untuk selalu bekerja dengan hati dan mensyukuri apapun yang diterima.

"Saya titip pada anak-anak yang ikut kontes Putera Puteri Maritim kalian harus bekerja dengan hati, bekerja dengan profesional. Kalian harus belajar berani mengatakan benar kalau itu benar dan katakan salah kalau itu salah," jelas Luhut. (Editor : Fitri Supratiwi).
Pewarta :
Editor: Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar