Hasil penelitian harus dukung perumusan kebijakan pembangunan

id sekda jateng

Hasil penelitian harus dukung perumusan kebijakan pembangunan

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono. (Foto:Wisnu Adhi N.)

  Semarang (Antaranews Jateng) - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono meminta hasil penelitian yang dilakukan berbagai pihak harus bisa didayagunakan secara optimal dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan.

  "Hasil penelitian di berbagai bidang juga harus mampu diterapkan secara tepat guna yang memberi manfaat bagi masyarakat," katanya di Semarang, Sabtu.

  Kendati demikian, mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah itu mengakui jika masih banyak hasil penelitian dan pengembangan di Indonesia, termasuk di Jateng yang belum didayagunakan secara baik.

  Melihat kondisi tersebut, Sekda berharap sinergitas antara kalangan akademikus, dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah sebagai pemangku kepentingan mesti diperkuat dalam kerangka pembangunan yang terpadu, berbasis ilmu pengetahuan, serta teknologi.

  Menurut dia, semua pihak memperkuat sinergitas, mendorong hasil penelitian, dan pengembangan tidak hanya menjadi kekayaan keilmuan yang berada pada jurnal serta lemari perpustakaan.

  Hal ini, kata dia, perlu ditekankan karena sebagian besar kebijakan pemerintah di sektor strategis masih belum berbasis penelitian dan pengembangan.
  "Oleh karena itu, mari kita perkuat gotong royong, dan kebersamaan untuk memajukan pembangunan yang adil, makmur dan merata," ujarnya.

  Sekda menjelaskan bahwa kebijakan pembangunan daerah Jawa Tengah pada 2019, ditujukan untuk peningkatan daya saing daerah melalui pemerataan pembangunan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  Sementara itu, dalam rangka perbaikan kinerja pembangunan daerah kedepan, diarahkan pada konsep menyebar, inklusif, dan berkualitas.

  Permasalahan dan isu strategis daerah yang tetap harus menjadi perhatian bersama meliputi kemiskinan, daya saing ekonomi, kualitas dan daya saing sumber daya manusia, pengelolaan sumber daya alam, serta lingkungan hidup.

  "Selain itu, ketahanan pangan dan energi, kesenjangan wilayah, serta tata kelola pemerintahan, serta situasi kondusif wilayah," katanya.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar