Anak penjual mi jadi wisudawan terbaik FH UMP

id wisudawan terbaik

Anak penjual mi jadi wisudawan  terbaik FH UMP

Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M.H. menyalami Agung Pambudhi yang tengah membantu orang tuanya meracik mi ayam usai menjalani wisuda di Auditorium Ukhuwah Islamiyah, UMP, Kabupaten Banyumas, Sabtu (22-9-2018). (Foto: Sumarwoto)

     Purwokerto (Antaranews Jateng) - Anak seorang penjual mi ayam, Agung Pambudhi (23) berhasil menjadi wisudawan terbaik di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

     Agung yang diwisuda oleh Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M.H. bersama 1.388 wisudawan lainnya di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP, Sabtu, berhak mendapatkan predikat "cum laude" dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,79.

     Usai menjalani prosesi wisuda, Agung bersama kedua orang tuanya, Wagino dan Tunik, langsung meracik mi ayam untuk disajikan kepada Rektor UMP dan pejabat lainnya sebagai ucapan terima kasih.

     Saat ditemui wartawan, Agung mengaku bersyukur dan bangga karena bisa menyandang predikat cum laude sehingga menjadi wisudawan terbaik di FH UMP.

     "Ke depan, insyaallah, mau kerja dahulu untuk membantu perekonomian keluarga. Saya ingin menjadi jaksa dan kebetulan sedang ada penerimaan CPNS (calon pegawai negeri sipil)," katanya.

     Lebih lanjut, dia mengaku sempat bekerja pada salah satu pabrik suku cadang mobil di Karawang, Jawa Barat, selepas menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Cokro Aminoto 2, Banjarnegara, agar bisa hidup mandiri dan membantu perekonomian keluarga.

     Kendati telah menjalani seleksi yang cukup ketat agar bisa diterima di pabrik itu, dia akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja karena terjadi suatu peristiwa yang mengetuk hati nuraninya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

     "Awalnya saya tertarik untuk kuliah teknik, tapi kebetulan waktu itu di Purwokerto belum ada, paling tidak kalau enggak ke Semarang, berarti ke Yogyakarta, itu alternatifnya. Cuma karena orang tua seperti ini keadaannya, berdagang mi ayam, akhirnya saya memilih ke Fakultas Hukum," katanya.

     Sementara itu, ibunda Agung, Tunik, mengaku senang karena putra sulungnya bisa menjadi wisudawan terbaik di FH UMP.

     "Semoga Agung jadi anak yang berguna bagi orang banyak, mudah-mudahan cepat mendapat pekerjaan," katanya.

     Ayahanda Agung, Wagino, mengaku perasaannya campur aduk dan bangga atas prestasi yang diraih anaknya.

     "Saya orang kecil, orang pinggiran, bisa menyekolahkan anak sampai menjadi sarjana, berprestasi, bangga banget. Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah Swt. karena saya diberi kepercayaan untuk mendidik anak-anak saya," kata Wagino yang kesehariannya berjualan mi ayam di Susukan, Banjarnegara.

     Wagino mengharapkan prestasi yang diraih Agung bisa memotivasi ketiga adik-adiknya, dua di antaranya sudah bersekolah sedangnya adik yang paling kecil masih berusia dua tahun.

     Terkait dengan adanya wisudawan terbaik yang merupakan anak penjual mi ayam, Wakil Rektor UMP Bidang Akademik Dr. Anjar Nugroho, S.Ag., M.Si. mengaku sangat bangga dan memberikan apresiasi atas prestasi tersebut.

     "Berkat jerih payah orang tua yang berjualan mi ayam akhirnya bisa menyelesaikan studi di UMP dan kami berharap, mudah-mudahan ilmu yang didapat bisa bermanfaat. Tentu harapan kami, wisudawan ini bisa mencapai atau meraih cita-citanya, lebih sukses dari orang tuanya, sebagai bentuk terima kasih kepada orang tuanya," kata Anjar Nugroho.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar